Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar acara Grand Lauching Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Integrated Vehicle Registration & Identification Sytem (IVRIS)- SMS Info 8893 di area Free Day (CFD) di Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Minggu (25/11) pagi.
Turut hadir di acara ini, Wakapolri Komjen Ari Dono, Menpan RB Syafruddin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, serta Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf.
Dalam sambutannya, Yusuf mengatakan maksud dan tujuan penyelenggaran launching tersebut sebagai bentuk sosialisiasi ke masyarakat.
“Maksud dan tujuan memberikan sosialisasi kepada seluruh masuayarakat khusunya kepada wilayah Polda Metro Jaya,” ucap Yusuf.
BACA JUGA:
- Di Pojok Semanggi, Dirlantas Polda Metro Jawab Keraguan ITW Terkait Penerapan E-TLE
- Dukung E-TLE, Per 1 November 2018 Dishub DKI Siagakan Ratusan CCTV
- Hari Pertama Ujicoba ETLE Berhasil Rekam Ratusan Pelanggaran
ETLE merupakan sistem penegakan hukum dibidang lalu lintas yang dinilai cukup efektif, dengan menggunakan teknologi elektronik berupa kamera ANPR (Automatic Number Plate Recognition).
Dengan kemera ANPR dapat mendeteksi tanda nomor kendaraan bermotor secara otomatis, merekam, dan menyimpan bukti pelanggaran.
“Hal itu bisa dipergunakan sebagai barang bukti pada saat dilakukan penindakan,” tegas Kombes Pol Yusuf yang menamatkan pendidikan Akpolnya pada tahun 1993.
Sementara itu, Inovasi IVRIS adalah sistem Regident kerangka motor (ranmor) yang terintegrasi antara BPKB dan STNK. Sistem ini menjadikan hanya dengan satu kali input data di BPKB pada penerbitan STNK bisa langsung diverifikasi dengan sistem barcode. fernang












