Hari Pertama Ujicoba ETLE Berhasil Rekam Ratusan Pelanggaran

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf memberikan penjelasan tentang ujicoba ETLE di ruang TMC Polda Metro Jaya.
banner 468x60

Jakarta – Ditlantas Polda Metro Jaya langsung mendata ratusan kasus pelanggaran di hari pertama ujicoba sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di kawasan Thamrin – Sudirman.

Pelanggaran terbanyak pengendara yang berhasil direkam kamera pengawas adalah melewati stop line dan menerobos lampu merah pada malam hari.

“Uji coba sistem yang kami lakukan sudah mendapatkan hasil rekaman pendeteksian yang bagus. Plat nomor kendaraan yang melanggar bisa terbaca jelas meski di malam hari,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf kepada wartawan di Gedung Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, Senin (1/10) pagi.

“Sensor virtual yang terpasang di kamera pengawas bekerja sangat baik untuk mendeteksi pelanggaran,” imbuhnya lagi.

Dijelaskan Yusuf, ujicoba ETLE ini direncanakan berjalan selama 30 hari ke depan, terhitung sejak 1 Oktober 2018.

Selama fase ujicoba tersebut, para pelanggar yang terekam kamera pengawas secara sistem belum dikenai sanksi tilang.

“Kami baru ujicobakan sistem pengiriman surat konfirmasi ke para pelanggar berdasarkan data regident kendaraan yang ada di kami,” ujar Yusuf.

Dituturkannya, saat resmi diterapkan nanti para pelanggar yang terkena sistem ETLE akan terlebih dulu dikirimkan surat konfirmasi melalui PT Pos, lengkap dengan bukti captured rekaman pelanggarannya. Masa waktu berlakunya surat ini adalah 10 hari sejak dikirim.

Contoh surat konfirmasi yang akan dikirim ke pelanggar lalu lintas yang terkena rekaman sistem ETLE.

Jika melewati batas waktu namun belum ada konfirmasi jawaban, “STNK kendaraan yang melanggar langsung diblokir,” ucap Kombes Yusuf.

Namun jika surat konfirmasi yang dikirim dijawab sebelum batas waktu berakhir, maka proses selanjutnya adalah mengirim surat tilang dengan batas waktu pembayaran denda tilang selama tujuh hari sejak surat dikirim.

“Tapi jika lewat tujuh hari denda tilang tak dibayar maka STNK juga akan diblokir,” kembali Yusuf menegaskan. bem

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *