Daerah  

Mubes ke-13 TP Sriwijaya Dimulai: SC–OC Terbentuk, Sudirman D. Hury Tekankan Integritas & Soliditas Panitia

TOPIKONLINE.CO.ID -Jakarta — Menjelang gelaran Musyawarah Besar (Mubes) ke-13 TP Sriwijaya Tahun 2026, persiapan organisasi semakin dipercepat. Setelah sebelumnya menggelar rapat perumusan awal, TP Sriwijaya kembali mengadakan rapat teknis di Jalan Cibulan I No. 31, Jakarta Selatan, Senin (18/11), yang menghasilkan sejumlah keputusan strategis untuk memastikan Mubes berjalan sukses, tertib, dan tepat waktu.

Rapat berlangsung dinamis dan cukup alot, namun menghasilkan keputusan penting terkait struktur kepanitiaan Mubes. Wakil Ketua Umum TP Sriwijaya, Ahmad Fauzan, resmi terpilih sebagai Ketua Steering Committee (SC) atau panitia pengarah. Sementara itu, Sekjen TP Sriwijaya, Yahya Maya Sakti, ditetapkan sebagai Ketua Organizing Committee (OC) yang akan memimpin jalannya pelaksanaan kegiatan.

Keduanya akan segera menerima SK Kepanitiaan Mubes ke-13/2026, serta diberikan waktu tiga hari untuk menyusun struktur panitia lengkap berikut pembagian tugas masing-masing, sebelum mesin organisasi bergerak penuh menuju hari pelaksanaan.

Selain penetapan pimpinan SC–OC, rapat juga memutuskan tanggal pelaksanaan Mubes, yaitu 7–8 Februari 2026 di Jakarta.

Ketua Umum TP Sriwijaya, Dr. H. Sudirman D. Hury, SH, MM, MSc, menyambut positif terpilihnya Fauzan dan Yahya sebagai nahkoda SC dan OC. Ia menegaskan bahwa Mubes ke-13 memiliki makna khusus karena menjadi forum tertinggi jelang berakhirnya masa kepengurusan TP Sriwijaya periode 2021–2026.

“Sejak jauh-jauh hari saya sudah mengingatkan pengurus inti bahwa suksesi kepengurusan wajib dipersiapkan dengan matang. Ini amanah organisasi yang harus dialihkan secara bertanggung jawab,” ujar Sudirman.

Ia menekankan pentingnya penyusunan RAB, penetapan kriteria calon ketua umum, mekanisme penjaringan, serta penyusunan laporan pertanggungjawaban pengurus sebagai fondasi utama menuju Mubes.

Sudirman juga memberi penekanan khusus kepada Ketua SC dan OC agar bekerja efektif, efisien, serta mengedepankan soliditas dan integritas moral dalam menjalankan amanah.

“Panitia harus bekerja sesuai fungsi masing-masing, saling bersinergi, dan memegang teguh integritas. Ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi legacy bagi kepengurusan periode ini,” tegasnya.

Ia meminta SC dan OC memastikan seluruh panitia bergerak sesuai matriks kerja yang telah disepakati agar proses persiapan bisa dikontrol dan dievaluasi dari waktu ke waktu.

Rapat kepanitiaan ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan pengurus TP Sriwijaya, antara lain:

Hasbendi, Ketua Bidang Koperasi & UMKM,Andrian Perdana, SE, Wasekjen TP Sriwijaya,Hj. Nelly Cristin, Wakil Bendahara Umum,Darmawan, Wakil Penasehat,
RDA. Faalevi, anggota TP Sriwijaya.HM Bangsawan SH,MH..

Serta jajaran anggota lainnya: Isa Ansori, SH; Abdul Razak Mozin; Yessi Evawani, SE; Reni Suzana, SE; Maelena Sulisyaini, SE; dan Silva Marisa.

Dengan terbentuknya SC dan OC serta ditetapkannya tanggal pelaksanaan, Mubes ke-13 TP Sriwijaya dipastikan memasuki fase krusial. Semua mata kini tertuju pada bagaimana panitia menyiapkan forum tertinggi organisasi ini—yang akan menentukan arah kepemimpinan TP Sriwijaya untuk lima tahun mendatang. (Iwan)