Pacitan – Pelaksana Harian Danramil 0801/10 Punung Pelda Kasri bersama personel dibantu Bhabinkamtibmas, perangkat desa dan warga mengevakuasi keluarga Marsus berserta 3 orang anggota keluarga, yang mengalami retakan tanah.
“Retakan tanah itu lebih disebabkan hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung sejak sore hingga malam, sejak Selasa (22/1) kemarin,” ujar Kasri.
Selain itu tekstur tanah yang lembek hingga memicu terjadinya bengkahan. Retakan terjadi sepanjang 120 meter dan lebar 20 cm.
“Retakan tanah tersebut mengancam keberadaan rumah Marsus yang berpenghuni 4 orang,” ungkapnya, Rabu (23/01/2019).
“Untuk menghindari terjadinya korban jiwa, Babinsa, Babinkamtibmas, Kades beserta Linmas Desa Tinatar mengevakuasi keluarga Pak Marsus berserta 3 orang anggota keluarga ke rumah saudaranya,” tambahnya.
Saat ini Satlinmas Desa Tinatar melaksanakan penjagaan secara bergantian untuk mengantisipasi perkembangan situasi di sekitar rekahan.
“Hari ini, Danramil 0801/10 Punung, Kepala Desa, Babinsa, Babinkamtibmas beserta perangkat desa dan masyarakat membongkar dapur rumah Pak Marsus untuk menghindari kerusakan lebih parah lagi,” pungkasnya. fer












