Metro  

Kodim Jaktim Gelar Percepatan Vaksinasi di 6 Lokasi

Jaktim – Kodim 0505/Jakarta Timur kembali menggelar kegiatan percepatan Serbuan Vaksinasi Covud-19, di 6 titik lokasi wilayah Koramil 01/ Jatinegara s/d Koramil 08/Duren Sawit dengan target 1.510 dosis, Senin (4/10/2021).

Vaksinasi digelar untuk memperingati HUT TNI ke 76 tahun 2021, menggunakan vaksin jenis Pfizer dosis 1-2, dosis ke-2 AstraZeneca dan dosis 1-2 vaksin Sinovac.

Komandan Kodim 0505/Jakarta Timur Kolonel Kav Rahyanto Edy Yunianto mengatakan, kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan sesuai prosedur diantaranya pendaftaran, cek tensi, cek suhu, skrining/pemeriksaan kesehatan, pemberian suntik vaksin, penginputan data dan observasi bagi yang sudah divaksin.

“Bagi warga yang sudah menerima suntik vaksin menunggu selama 30 menit di ruang observasi untuk mengetahui kontradiksi, apabila tidak ada kendala peserta vaksin bisa kembali ke rumah,” ujarnya.

Lebih lanjut Rahyanto menjelaskan, kegiatan vaksinasi Covid-19 ini dalam rangka peringatan HUT TNI ke 76 merupakan bentuk Kemanunggalan TNI dengan rakyat, sejalan dengan tema pada HUT TNI Ke 76 “Bersatu Berjuang Kita Pasti Menang”.

Diutarakan Rahyanto, vaksinasi kali ini diperuntukkan bagi seluruh warga masyarakat wilayah Jakarta Timur yang mencakup pelajar, mahasiswa, ibu hamil dan menyusui, dengan batasan usia 12 tahun ke atas.

“Antusias warga masyarakat peserta vaksin yang datang ke lokasi tempat vaksin yang digelar oleh jajaran Koramil 01/Jatinegara sampai dengan Koramil 08/Duren Sawit dengan capaian target 1.510 dosis perhari,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Rahyanto juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih terhadap para tokoh masyarakat, kepala sekolah, para pelaku usaha, relawan Wisma Atlet, Saka Wira Pramuka, Lurah dan perangkatnya yang telah membantu mendukung kelancaran kegiatan serbuan vaksinasi dalam rangka HUT TNI ke 76 di wilayah Jakarta Timur.

“Tujuan percepatan serbuan vaksinasi adalah pencapaian target maksimal herd immunity (kekebalan kelompok), selain warga masyarakat yang sudah vaksin, vaksinasi juga harus diprioritaskan pada kelompok dengan risiko tinggi, termasuk mereka yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid yang harus menjadi prioritas utama untuk menerima suntik vaksin sesuai dengan kebutuhan yang sudah disiapkan oleh Dinas Kesehatan,” pungkasnya. *fer

Tinggalkan Balasan