Metro  

Kapolda Metro Jaya Dukung Gerakan Pilah Sampah, Ajak Warga Jaga Jakarta Tetap Bersih

Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri bersama Wagub DKI Rano Karno menghadiri Deklarasi Gerakan Pilah Sampah dan pencanangan HUT ke-499 Jakarta bertajuk “Jaga Jakarta Bersih; Pilah Sampah” foto:istimewa

Jakarta,Topikonline.co.id— Komitmen menjaga kebersihan ibu kota menjelang usia 500 tahun Jakarta terus diperkuat. Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, menghadiri Deklarasi Gerakan Pilah Sampah dan pencanangan HUT ke-499 Jakarta bertajuk “Jaga Jakarta Bersih; Pilah Sampah” di kawasan Pedestrian Plaza Festival, Jalan H.R. Rasuna Said No. 22, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (10/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Gubernur Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 yang mewajibkan masyarakat melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya, mulai dari rumah tangga, perkantoran hingga tempat usaha.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa gerakan pilah sampah bukan sekadar program seremonial, melainkan langkah nyata untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

“Gerakan ini sangat positif untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan dan lingkungan. Kami mendukung upaya bersama menjaga Jakarta tetap bersih dan nyaman,” ujar Asep Edi Suheri.

Ia menilai persoalan sampah di Jakarta sudah menjadi tantangan serius yang tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama untuk menekan volume sampah yang terus meningkat.

“Kalau dilakukan bersama-sama dan dimulai dari hal kecil seperti memilah sampah, tentu dampaknya akan besar untuk lingkungan,” katanya.

Dukungan Polda Metro Jaya terhadap gerakan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara Polri dan Pemerintah Provinsi Jakarta dalam menghadapi persoalan lingkungan, khususnya tingginya beban sampah di TPST Bantar Gebang.

Momentum deklarasi ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-499 Jakarta menuju usia emas 500 tahun pada 2027 mendatang. Pemerintah berharap budaya memilah sampah dapat menjadi kebiasaan baru masyarakat demi mewujudkan Jakarta yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.