IPW Minta Reuni Akbar 212 Berjalan Tertib dan Damai

Jakarta – Reuni akbar 212 yang akan diadakan di Monas, Minggu (2/12), diharapkan berlangsung tertib dan damai. Aksi yang diharapkan diikuti oleh 20.000 orang tersebut berasal dari berbagai kelompok muslim di Indonesia.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, dari segi keamanan ibukota tidak perlu terlalu heboh menyikapi aksi Reuni 212 di Monas Jakarta. Sebab aksi Reuni 212 tidak seheboh yang dibayangkan masyarakat, karena hanya diikuti tidak lebih dari 20.000 orang.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, dari penelusuran IPW ke kantong-kantong massa Islam di Jakarta terlihat, sikap antusias untuk mengikuti Reuni 212 tergolong rendah.

“Sikap antusias hanya terlihat di kalangan eks HTI, sebagian anggota FPI, dan beberapa kelompok yang selama ini dikenal sebagai garis keras, sementara partai partai pendukung capres cawapres Prabowo Sandi masih ragu untuk ikut dalam Aksi Reuni 212. Mereka khawatir dicap sebagai partai radikal,” ungkapnya.

Selanjutnya Neta menegaskan, rendahnya sikap antusias untuk mengikuti Aksi Reuni 212 karena sebagian menilai, “sengketa” dengan Ahok sudah selesai, sehingga mereka merasa tidak perlu lagi bersentimentil dengan reuni.

Melihat rendahnya sikap antusias untuk mengikuti Reuni 212 ini, IPW berharap Polda Metro Jaya menyikapi aksi tersebut dengan wajar dan tidak berlebihan, sehingga tidak muncul kesan lebih banyak polisi ketimbang massa yang reuni.

Meski demikian, Neta berharap, jajaran Polda Metro Jaya tetap harus siaga dan tegas serta profesional. Artinya, jika ada kelompok-kelompok massa yang bertindak radikal dan anarkis, jajaran Polda Metro Jaya jangan takut untuk menindaknya dan memproses para pelakunya secara hukum.

Atas dasar itulah, IPW meminta, menjelang penutupan tahun 2018 dan Tahun Baru serta menyongsong awal tahun politik 2019, semua pihak harus bisa menjaga ketertiban Ibu Kota Jakarta.

Dilain sisi, sebut Neta, Polda Metro Jaya sebagai garda terdepan penjaga keamanan Jakarta harus mampu menjamin stabilitas dan ketertiban Ibu Kota.

“Khusus menghadapi massa Reuni 212, jajaran Polda Metro Jaya santai saja dan jangan heboh, karena jumlah massanya tidak sebanyak yang dihebohkan medsos,” pungkasnya. fer

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *