HUT Lantas Ke-67, IPW Sepakat Dengan Kakorlantas Hapus Pajak Progresif

Jakarta – Memperingati HUT Lalu Lintas (Lantas) ke-67 sejumlah rangkaian diadakan mulai dari pembagian paket sembako hingga peluncuran Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di 34 Polda sejajaran Polri.

Disisi lain Ketua Indonesia Police Watch Sugeng Teguh Santoso menyampaikan sejumlah catatan yang menjadi sorotan bagi jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

Bacaan Lainnya

“IPW berharap Polantas sebagai etalase polisi harus ada di jalanan untuk mengatur kelancaran lalu lintas di jalan sebagai bagian dari harkamtibmas. Utamanya saat jam-jam pergi dan pulang kerja,” ujar Sugeng kepada Topikonline.co.id, di Jakarta, Kamis (23/9/2022) malam.

Menurut Sugeng, menjadi tugas polantas untuk selalu mengurai kemacetan di jalanan dan masyarakat melihat langsung kinerja kepolisian dari kesiapan anggota polisi di lapangan. “Yang tidak kalah pentingnya adalah mengatur pengguna lalu lintas mematuhi aturan dengan menggelar anggota secara maksimal,” kata pria yang berprofesi sebagai pengacara dan menjabat Sekjen DPN Peradi ini.

Dalam penegakan hukum yakni operasi lalu lintas, terang Sugeng, polisi harus tegas tanpa ada negosiasi dan uang damai. “Pihak satuan ke wilayah baik polres dan polsek harus menindak tegas terhadap anggota yang melakukan operasi di luar surat perintah. Hal ini karena masih banyak keluhan masyarakat yang merasa dijebak oleh anggota Polantas,” katanya.

“Walaupun keberadaan tilang elektronik (ETLE) sudah ada, namun itu hanya dilakukan di kota-kota besar. Sementara di sudut-sudut kota atau desa, CCTV masih belum ada,” tambahnya.

Selain itu Sugeng menegaskan bahwa IPW sangat setuju dengan usulan dari Kakorlantas Polri, Irjen Pol Firman Santyabudi, untuk menghapus pajak progresif kendaraan dan biaya balik nama kendaraan guna menggenjot pemasukan pajak. Sebab dengan tidak terbebaninya masyarakat dengan biaya-biaya yang tidak perlu tersebut maka masyarakat diharapkan sadar untuk membayar pajak kendaraannya.

Poin terakhir yang menjadi sorotan IPW momen HUT Lantas Ke-67 ini adalah budaya pungli dalam pengurusan SIM. Sugeng berharap agar Korlantas menghilangkan budaya pungli dalam pengurusan SIM. “Sebab, percaloan masih marak,” tandasnya. *ferry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.