Jakarta,Topikonline.co.id – Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menggerakkan roda ekonomi kerakyatan. Melalui kegiatan silaturahmi dan halalbihalal yang digelar pada Senin (30/3) di Aula Yusuf Adiwinata, Gedung Kemenimipas Jakarta, semangat persatuan dirajut dalam balutan keberagaman kuliner nusantara.
Mengusung tema “Silaturahmi Menguatkan Kebersamaan”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang temu kangen pasca-Lebaran, tetapi juga ruang strategis untuk mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai daerah. Ragam hidangan khas yang disajikan merupakan kontribusi para pegawai yang kembali dari kampung halaman, sekaligus bentuk nyata promosi produk lokal.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan bahwa halalbihalal memiliki makna lebih dari sekadar tradisi tahunan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial sekaligus membuka ruang bagi pengenalan potensi daerah.
“Terima kasih atas kerelaan rekan-rekan yang membawa oleh-oleh dari daerah masing-masing. Ini adalah bentuk kepedulian untuk saling berbagi informasi mengenai produk lokal yang dimiliki,” ujar Agus.
Senada, Sekretaris Jenderal Kemenimipas, Asep Kurnia, menyebut kehadiran produk UMKM dalam kegiatan tersebut sebagai simbol nyata keberagaman Indonesia yang menyatu dalam semangat persatuan.
“Kehadiran ragam cita rasa ini bukan sekadar sajian, melainkan simbol keberagaman yang menyatu dengan semangat persatuan. Berbagi rasa untuk menyatukan asa,” tuturnya.
Kegiatan ini diikuti seluruh keluarga besar Kemenimipas dari Sabang hingga Merauke, baik secara langsung maupun virtual, termasuk para perwakilan Atase Imigrasi di luar negeri. Kebersamaan lintas wilayah ini mempertegas soliditas institusi dalam mengemban tugas pelayanan publik.
Melalui momentum halalbihalal ini, Kemenimipas meneguhkan kembali komitmennya untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Tak hanya mempererat hubungan internal, kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM.












