Ciputat,Topikonline.co.id – Pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel kini menjadi tuntutan masyarakat di tengah era digital. Menjawab ekspektasi tersebut, Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Ciputat terus melakukan pembenahan dan inovasi demi menghadirkan pelayanan yang lebih efektif bagi para wajib pajak kendaraan bermotor.
Selama ini, antrean panjang, prosedur berbelit, hingga pelayanan yang dinilai lamban menjadi keluhan klasik masyarakat saat mengurus pembayaran pajak kendaraan. Namun, kondisi itu perlahan mulai berubah di Samsat Ciputat.
Melalui sejumlah perbaikan sistem pelayanan, proses yang sebelumnya kerap memakan waktu berjam-jam kini dapat diselesaikan lebih cepat dengan alur yang lebih sederhana dan terintegrasi.
“Kami selalu berupaya meningkatkan kualitas pelayanan. Proses dibuat lebih cepat, jika ada kendala kami memberikan solusi. Tidak lagi ada istilah mempersulit masyarakat. Petugas juga kami dorong untuk tetap humanis dan ramah kepada wajib pajak,” ujar Kanit Regident Samsat Ciputat, AKP Yoga Aprianto Aldila, 11/6/26.
Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan merupakan keharusan karena kepuasan masyarakat menjadi indikator utama keberhasilan pelayanan publik.
Ia menjelaskan, proses pembayaran pajak kendaraan tahunan saat ini telah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Mulai dari pengambilan nomor antrean, verifikasi dokumen hingga pencetakan STNK dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 35 menit.
“Pelayanan harus semakin baik dan semakin cepat, karena orientasi kami adalah memberikan kepuasan kepada masyarakat,” katanya.
Perubahan tersebut turut dirasakan langsung oleh masyarakat.
Rizky, warga Pamulang yang baru saja mengurus pembayaran pajak kendaraannya di Samsat Ciputat, mengaku merasakan perbedaan signifikan dibanding sebelumnya.
“Saat membayar pajak kendaraan, saya merasakan perubahan kecepatan waktu yang begitu cepat, termasuk ketika proses perpanjangan STNK. Prosesnya tidak lagi berjam-jam,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sikap petugas yang dinilainya komunikatif dan solutif.
“Komunikasi petugas ramah dan budaya melayani terlihat ketika mereka memberikan penjelasan serta solusi atas kendala yang dihadapi masyarakat,” tambahnya.
Senada dengan itu, warga lainnya, Agus, berharap kualitas pelayanan yang telah berjalan baik dapat terus dipertahankan guna menjaga antusiasme masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan.
Kecepatan pelayanan di Samsat Ciputat tidak terlepas dari pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan data dan manajemen pelayanan. Sistem antrean elektronik serta loket pelayanan berbasis komputerisasi membuat alur kerja lebih sistematis sekaligus mengurangi potensi penumpukan antrean.
Di sisi lain, aspek integritas juga menjadi perhatian serius. Samsat Ciputat menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik pungutan liar maupun percaloan.
“Sebagai bentuk pelaksanaan arahan Gubernur Banten bersama Polri dan Jasa Raharja, kami berkomitmen penuh memberangus segala bentuk pungli dan praktik percaloan. Seluruh petugas dilengkapi tanda pengenal yang jelas serta diawasi melalui kamera pengawas,” tegas AKP Yoga.
Untuk menjamin transparansi, informasi mengenai tarif resmi pelayanan dipasang secara terbuka di setiap loket. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat mengetahui hak dan kewajibannya, sekaligus terhindar dari kemungkinan adanya pungutan di luar ketentuan.
Berbagai pembenahan yang dilakukan tersebut dinilai berdampak positif terhadap meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
Meski demikian, Samsat Ciputat memastikan evaluasi akan terus dilakukan secara berkala.
“Kami tetap melakukan evaluasi terhadap setiap kelemahan yang ada agar pelayanan dapat terus optimal dan berjalan dengan orientasi penuh pada kepuasan masyarakat,” pungkas AKP Yoga.(Mirza) :::












