Palembang,Topikonline.co.id– Perayaan Hari Raya Paskah 2026 di Kota Palembang berlangsung khidmat, aman, dan penuh nuansa kebersamaan. Komitmen menjaga stabilitas keamanan itu ditunjukkan langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan, Sandi Nugroho, yang turun meninjau pengamanan di Gereja Santo Yoseph Palembang, Minggu (5/4/2026).
Kunjungan tersebut tak sekadar seremonial. Usai misa Paskah sekitar pukul 10.00 WIB, Kapolda naik ke altar dan menyapa langsung ribuan jemaat. Momen ini menghadirkan kedekatan emosional antara aparat dan masyarakat, sekaligus menjadi simbol kuat hadirnya negara dalam menjamin kebebasan beribadah.
Didampingi jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, di antaranya Wakapolda Rony Samtana, Karoops Kombes Pol M. Annis Prasetio, Kabidhumas Nandang Mu’min, Dirintelkam Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, serta Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sony Mahar, rombongan disambut hangat oleh Romo Paroki Hyginus Gono Pratowo dan Ketua Panitia Paskah Yohanes Subardan.
Dalam sambutannya, Sandi Nugroho menegaskan bahwa situasi aman yang tercipta bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari perencanaan matang dan sinergi lintas elemen.
“Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar. Keamanan ini tidak datang tiba-tiba. Tanpa perencanaan dan doa bersama, semua tidak akan berjalan seperti yang kita harapkan,” ujarnya di hadapan jemaat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kearifan lokal khas Sumatera Selatan sebagai fondasi kuat dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Semoga kerukunan dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Sumsel terus kita jaga bersama,” tegasnya.
Dalam pendekatan yang humanis, Kapolda turut menitipkan pesan kepada jemaat agar menjalin kedekatan dengan aparat yang bertugas di lapangan.
“Jika bertemu anggota kami, mohon disapa. Jika ada kekurangan, mohon dimaafkan. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” ucapnya.
Apresiasi pun datang dari pihak gereja. Romo Hyginus menyampaikan rasa terima kasih atas pengamanan maksimal yang diberikan aparat selama rangkaian Paskah, mulai dari Minggu Palma hingga hari puncak.
“Kami merasa sangat nyaman dalam beribadah. Ini semua berkat kerja sama yang sangat baik antara gereja, masyarakat, dan aparat TNI-Polri,” ungkapnya.
Kehadiran langsung Kapolda di tengah jemaat menjadi penegas bahwa pengamanan bukan sekadar prosedur, melainkan wujud nyata pelayanan negara. Sinergi yang terbangun antara aparat, gereja, dan masyarakat pun kian memperkokoh fondasi kedamaian di Bumi Sriwijaya.












