Cianjur – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa, (22/11) siang. Ia terlihat meninjau perawatan para korban yang terluka akibat gempa Cianjur berkekuatan M 5,6.
Di tenda-tenda tempat korban luka dirawat, Kapolri terlihat berbincang-bincang dengan sejumlah korban. Peninjauan juga dilanjutkan ke lokasi logistik di halaman rumah sakit. Kemudian dilanjutkan dengan mendatangi ruang administrasi rumah sakit.
“Ini yang dirawat berapa?” tanya Kapolri kepada pihak rumah sakit.
“Total yang terdata ada 500-an,” jawab petugas rumah sakit.
Sebelumnya diketahui, ratusan korban gempa bumi masih dirawat di RSUD Sayang, Kabupaten Cianjur. Data terkini menunjukkan ada 531 korban luka yang terdata di rumah sakit.
“Resminya 531, tapi perkiraan saya 700 orang,” kata Direktur Utama RSUD Cianjur dr Dharmawan Setiabudhi Dahlan di lokasi, Selasa (22/11) pukul 10.38 WIB.
Korban luka, lanjutnya, terus bertambah setiap waktu. Korban luka di rumah sakit itu sendiri hanya untuk penanganan pertama.
“Nambah terus, kita evakuasi tapi nambah lagi, nambah lagi,” ujarnya. *ferry












