Hankam  

Tragedi Jatuhnya Pesawat Tempur Super Tucano TNI AU Tewaskan Empat Penerbang

Pesawat tempur taktis Super Tucano milik TNI AU yang jatuh di Pasuruan, Jawa Timur.

Pasuruan – Tragedi jatuhnya pesawat tempur taktis Super Tucano milik TNI AU di Pasuruan menewaskan empat penerbang. Atas kedukaan ini, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, dan Ketua Umum PIA Ardhya Garini, Inong Fadjar Prasetyo, mengucapkan duka cita atas kepergian keempat prajurit terbaik TNI AU tersebut.

“Kepala Staf Angkatan Udara dan Ketua Umum PIA Ardhya Garini beserta seluruh keluarga besar TNI Angkatan Udara mengucapkan turut berduka cita kepada prajurit terbaik TNI Angkatan Udara yang gugur dalam melaksanakan tugas,” tulis akun Instagram resmi TNI AU, militer.udara, sebagaimana disitat topikonline.co.id, Jumat, (17/11).

Tragedi jatuhnya dua pesawat tempur TNI AU ini mengakibatkan gugurnya masing-masing awak pesawat. Seperti diketahui dalam pesawat tempur Super Tucano dengan tail number TT-3111, diawaki Letkol Pnb Sandhra Gunawan di kursi depan dan Kolonel Adm Widiono Hadiwijaya di kursi belakang.

Sementara di pesawat tempur dengan tail number TT-3103 diawaki Mayor Pnb Yuda Anggara Seta di kursi depan dan Kolonel Pnb Subhan di kursi belakang.

“Semoga perjuangan dan amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan yang Maha Esa. Aamiin Ya Rabbal ‘Aalamiin,” tulis akun militer.udara.

TNI AU juga menyampaikan jenazah empat personel TNI yang gugur dalam peristiwa itu telah ditemukan. Dua jenazah pertama yang ditemukan adalah almarhum Mayor (Pnb) Yuda A Seta dan Kolonel (Pnb) Subhan. Jasad ketiga yang ditemukan Kolonel Adm Widiono. Sementara jenazah Letkol Sandhra ditemukan terakhir.

“Sekitar pukul 7 malam (19.00 WIB), jenazah (Letkol Pnb Sandhra Gunawan) sudah ditemukan dan dalam evakuasi ke Lanud Abd Saleh,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma Agung Sasongko Jati Marsma Agung kepada wartawan di Lanud Abdulrachman Saleh, Kamis, (16/11) semalam.

Empat penerbang TNI AU yang tewas dalam tragedi jatuhnya pesawat tempur taktis Super Tucano di Pasuruan, Jawa Timur.

Empat jenazah awak pesawat itu disemayamkan di hanggar Skadron 21 Lanud Abdulrachman Saleh. Keempat jenazah akan dilepas secara militer, hari ini.

Almarhum Kolonel (Pnb) Subhan diketahui sempat mengirimkan bantuan RI ke Palestina pada 4 November 2023 lalu. Puspen TNI kala itu merilis ada 44 personel TNI yang ikut dalam misi mengirim bantuan RI ke Palestina, dan salah satunya Kolonel Pnb Subhan.

Dua jet tempur yang jatuh di Kabupaten Pasuruan ini berasal dari Skadron Udara 21. Kedua jet tempur ini terbang dengan dua jet tempur lainnya yang kembali ke pangkalan udara dengan selamat, untuk misi terbang dengan profisiensi formation flight.

Sebelum terbang, keempat jet tempur melaksanakan Station pada pukul 10.15 WIB. Setelah itu keempat jet tempur melaksanakan Start Engine 4 A/C pukul 10.39 WIB.

Lalu keempat jet tempur lepas landas atau take off dari Lanud Abdurahman Saleh pada pukul 10.50 WIB. Pada pukul 11.18, jet tempur TT-3111 dan TT-3103 hilang kontak.

Sementara dua jet tempur lainnya mendarat di pangkalan dengan selamat pada pukul 11.31 WIB. Bembo

Tinggalkan Balasan