Tak Sampai 24 Jam, Subdit Resmob Polda Metro Ungkap Kasus Pembunuhan di Food Station

Tersangka kasus pembunuhan di Food Station Jl RS Fatmawati Raya berinisial MRIA dipertontonkan di hadapan wartawan.

Jakarta – Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pembunuhan di Food Station Jl RS Fatmawati Raya, Jakarta Selatan tak sampai 24 jam. Polisi juga dapat menangkap tersangka pelaku pembunuhan berinisial MRIA.

Kronologi kejadian berlangsung pada Senin, (27/6) sekitar pukul 18.30 WIB. Tersangka yang baru selesai menunaikan shalat Maghrib kemudian merebahkan diri di kasur kamar mess. Tiba-tiba korban yang berinisial ABTL datang dan langsung menendang tersangka hingga membuat tersangka kaget dan marah kepada korban.

Tak terima dimarahi, korban dan tersangka akhirnya berkelahi. Dalam perkelahian itu, tersangka melihat ada sebilah pisau di atas meja. Seketika pisau tersebut diambil dan langsung dihujam ke leher korban sebanyak tiga kali hingga korban tewas.

Setelah itu tersangka dengan santai membersihkan diri dan mengambil uang beserta handphone Vivo milik korban. Tubuh korban lalu dibungkus kantong plastik sampah dan karung kemudian juga dimasukkan bantal guling.

Tubuh korban yang sudah terbungkus lalu dikeluarkan tersangka dari kamar menggunakan troli dan dinaikkan ke motor Yamaha Aerox milik korban dengan posisi memanjang atau melintang.

Tersangka kemudian membawa tubuh korban ke Kali Pesanggrahan. Sampai di pinggir kali, tersangka memasukkan batu ke karung lalu mengikat ujung karung dengan tali rafia agar karung yang membungkus korban tidak terbuka. Setelah itu karung berisi tubuh korban di buang ke kali.

Usai aksi ini, tersangka kembali ke mess untuk mandi dan melakukan shalat Subuh berjamaah di masjid. Tersangka juga menginfakkan uang korban sebesar Rp500 ribu ke kotak amal masjid.

Sementara motor milik korban diservis dulu oleh tersangka ke bengkel dan selanjutnya dibawa ke Bogor dan menginap di Hotel Airy dengan harga sewa kamar Rp185 ribu per malam.

“Tersangka dibekuk pada Rabu, (29/6) pukul 00.30 WIB di Airy Eco Villa Bogor Indah, Jl Raya Pemda No. 70, Kedunghalang, Bogor Utara, Kota Bogor. Tersangka dan korban juga diketahui sudah berteman lama dan sama-sama berasal dari Lampung,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol E Zulpan kepada wartawan, Kamis, (30/6).

Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 338 dan 365 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. bem

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.