Situs Judi Rajamas Ramai Pengunjung, Anggota Komisi I DPR Minta Kominfo Blokir

Jakarta – Undur diri dari dunia hiburan malam tak lantas membuat Rajamas hilang. Brand entertainment yang dinakhodai Rudi Susanto itu tetap eksis namun berpindah jalur ke judi online.

Website judi online Rajamas yang bisa diakses dengan link domain https://198.252.110.153/ ini menyediakan berbagai fasilitas permainan judi. Mulai dari slot online, casino online, hingga ke bandar bola SBOBET.

Hasil penelusuran tim topikonline.co.id atas situs judi ini mendapati hasil bahwa situs judi online Rajamas juga sudah masuk 3 besar situs judi lokal yang ramai diakses pengunjung. Pendapatan yang didapat tiap harinya juga tak main-main, bisa mencapai puluhan miliar.

Salah seorang pemain, sebut saja namanya Andrian, mengaku hampir tiap hari bermain slot di situs judi Rajamas. Tiap kali bermain rata-rata dirinya  menghabiskan uang Rp300.000 – Rp500.000. Kadang menang kadang kalah.

“Kalau lagi hoki bisa narik Rp10 juta  sekali pasang. Kalau lagi apes ya duit abis. Tapi asyik sih, main slot di Rajamas. Uang bisa dicari yang penting kita happy,” ujarnya tertawa.

Situs judi online Rajamas

Secara terpisah, anggota Komisi I DPR RI, Ilham Pangestu sangat menyayangkan fakta bahwa situs judi online bebas tumbuh dan beroperasi di Indonesia.

“Sudah lama kami minta Kominfo supaya memblokir situs perjudian online, mengingat situs tersebut kian menjamur,” katanya beberapa waktu lalu.

“Tapi kenyataannya tidak seperti yang kami minta. Bukannya diblokir tapi malah makin banyak. Situs judi Rajamas adalah salah satu contohnya yang tidak diblokir Kominfo,” sambungnya.

Dikatakan Ilham, situs-situs perjudian online memiliki daya rusak yang sama dengan hoaks yang marak di media sosial. Dia mengatakan dengan diblokirnya situs-situs tersebut justru akan dapat menyelamatkan anak bangsa demi keutuhan NKRI.

“Kita juga tidak dapat memungkiri bahwa susah membasmi situs-situs tersebut, meskipun telah banyak situs perjudian yang diblokir, namun situs perjudian online tetap saja menggurita dan menggerogoti moral anak bangsa,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Langsa. red

Tinggalkan Balasan