Berita  

Satreskrim Polres Gresik Bungkam Terkait Kebocoran Pabrik Gas Milik PT Linde Indonesia

TOPIKONLINE.CO.ID – GRESIK: Polres Gresik enggan berkomentar terkait kasus kebocoran pabrik gas milik PT Linde Indonesia di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Jajaran Satreskrim Polres Gresik memilih bungkam.

Polisi diduga tutup mata atas kejadian yang merugikan puluhan warga Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, itu.

Head of Safety, Environment, and Quality (SEQ) di PT Linde Indonesia, Andita Huda, mengatakan telah selesai dilakukan pemanggilan jajaran petugas Polres Gresik, pada Kamis (31/7/2025) kemarin.

“Kemarin kita juga sudah dikonfirmasi juga oleh tim pihak kepolisian dari Polres Kabupaten Gresik,” kata Andita, Jumat (1/8/2025).

Andita menyampaikan, telah memberikan keterangan soal insiden kebocoran pabrik PT Linde Indonesia yang berada di Desa Roomo, Kecamatan Manyar, itu.

Ia menjelaskan, kebocoran itu berada di dalam sistem mesin cold box dan tidak ada kelalaian pabrik.

“Sistem di dalam cold box, karena tekanan tinggi sehingga perlit didalamnya ini keluar,” katanya.

Seusai kejadian kebocoran itu, PT Linde Indonesia langsung mengaktifkan prosedur emergency response dengan menghentikan aktivitas produksi.

Menurut dia, langkah-langkah yang diambil perusahaan sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Kejadian itu mengakibatkan partikel perlit ayau sejenis abu vulkanik menyebar ke rumah-rumah warga sekitar. Setidaknya ada tujuh orang warga yang harus dirujuk ke rumah sakit akibat kebocoran tersebut.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, enggan berkomentar terkait kejadian ini. Pihaknya enggan menjawab pesan maupun tellepon saat dikonfirmasi, sejak Rabu (30/7/2025).