TOPIKONLINE.CO.ID -Jakarta, — Penasehat Relawan Gen Pro Indonesia, Dr. Tasrif M. Saleh, SH., MH, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang berencana memangkas jumlah komisaris serta dana bonus atau tentiem di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Menurut Tasrif, kebijakan tersebut sejalan dengan semangat efisiensi yang terus digaungkan pemerintah. Ia menilai, pengurangan jabatan komisaris dan pemangkasan tentiem akan mencegah pemborosan anggaran negara.
“Sebagai relawan, kami dukung penuh rencana Presiden Prabowo memangkas jumlah komisaris dan dana bonus/tentiem direksi maupun komisaris BUMN. Kebijakan itu konsisten dengan efisiensi anggaran,” kata Tasrif dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/8).
Tasrif menyoroti fenomena ganjil di mana sejumlah BUMN terus merugi, namun struktur komisaris tetap gemuk dan rapat-rapat internal berjalan padat dengan kucuran dana bonus mencapai puluhan miliar rupiah setiap tahun.
“Tidak masuk akal, laporan BUMN rugi tapi bonus tahunan mencapai Rp40 miliar. Kalau ada hal-hal yang bertolak belakang dengan kebijakan efisiensi, kami menunggu gebrakan Presiden Prabowo untuk membenahi itu demi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Lebih jauh, Tasrif juga mendukung langkah Presiden Prabowo untuk menindak oknum pejabat yang membekingi tambang ilegal. Menurutnya, praktik tersebut bukan hanya merugikan negara, tapi juga menjadi sarana memperkaya diri segelintir pejabat.
Diketahui, Presiden Prabowo menyampaikan rencana pemangkasan komisaris dan dana tentiem BUMN saat pidato Rancangan Undang-Undang APBN 2026 dan Nota Keuangan di Gedung Parlemen, Jumat (15/8). Pidato berapi-api Prabowo itu disambut gemuruh tepuk tangan hingga banyak anggota parlemen berdiri memberi apresiasi.












