Tangerang Selatan,Topikonline.co.id– Komitmen menjaga keamanan wilayah terus diperkuat jajaran Polres Tangerang Selatan. Dalam patroli skala besar dan razia stasioner yang digelar pada Minggu dini hari (31/5/2026), petugas berhasil mengamankan dua orang yang diduga membawa narkotika serta menindak sejumlah pemuda yang kedapatan membawa obat keras daftar G dan minuman keras.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tangerang Selatan, Boy Jumalolo, melibatkan 68 personel gabungan dari berbagai satuan fungsi. Turut mendampingi Wakapolres M. Tri Yandi Permana bersama jajaran pejabat utama Polres Tangerang Selatan.
Patroli dan razia tersebut menyasar berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mulai dari pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), aksi begal, penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata tajam, tawuran, balap liar hingga berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.
Sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan menjadi fokus pengawasan, termasuk kawasan Jalan Raya Puspiptek, Kecamatan Setu, yang kerap menjadi lokasi aktivitas masyarakat pada malam hingga dini hari.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika. Salah satu di antaranya kedapatan membawa narkotika jenis tembakau sintetis atau yang dikenal sebagai “sinte”. Kedua terduga pelaku langsung dibawa ke Mapolres Tangerang Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Tak hanya itu, petugas juga menemukan sejumlah pemuda yang kedapatan membawa obat keras daftar G serta minuman keras. Sebagai langkah preventif, aparat memberikan pembinaan dan tindakan disiplin di lokasi guna mencegah terjadinya pelanggaran hukum yang lebih serius.
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, menegaskan bahwa patroli skala besar dan razia stasioner akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya menekan angka kriminalitas sekaligus mencegah munculnya gangguan keamanan sejak dini.
“Kami akan terus meningkatkan patroli dan kegiatan preventif lainnya untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kami juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas melalui layanan Kepolisian 110 maupun petugas terdekat,” ujar Boy.
Menurutnya, situasi kamtibmas di wilayah Tangerang Selatan hingga saat ini masih terjaga dalam kondisi aman dan kondusif berkat sinergi yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, stakeholder terkait, serta partisipasi aktif masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan bukan sekadar melakukan penindakan, melainkan juga membangun rasa aman dan mencegah potensi kejahatan sebelum terjadi.
“Melalui patroli skala besar dan razia stasioner yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Tangerang Selatan berkomitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” tegasnya.
Langkah tegas yang dilakukan Polres Tangerang Selatan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa aparat kepolisian tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Kehadiran patroli pada jam-jam rawan diharapkan mampu menekan angka kriminalitas sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan di wilayah Tangerang Selatan.












