Jakarta,Topikonline.co.id– Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama para pemangku kepentingan atas keberhasilan mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Pelaksanaan mudik tahun ini dinilai berlangsung lancar, aman, dan terkendali.
Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad, menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolri beserta jajaran, serta pemerintah daerah yang dinilai berhasil menerapkan kebijakan strategis dalam mengelola mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

“Alhamdulillah mudik Lebaran berjalan lancar. Terima kasih kepada Kapolri dan jajarannya serta pemda setempat atas pengaturan kebijakan dalam menangani arus mudik maupun balik,” ujar Dadang dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).
Ia berharap capaian positif tersebut tidak hanya menjadi keberhasilan sesaat, melainkan dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada pelaksanaan mudik di tahun-tahun mendatang.
“Semoga ke depan terus dipertahankan dan lebih baik lagi,” imbuhnya.
Keberhasilan pengamanan mudik tahun ini tidak lepas dari pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang telah resmi berakhir dan dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026, sesuai arahan Kapolri, Listyo Sigit Prabowo.
Dalam operasi kemanusiaan tersebut, Polri mencatat capaian signifikan dalam menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas. Data Korlantas Polri menunjukkan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan menurun drastis sebanyak 104 orang atau turun 30,41 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa selain penurunan fatalitas, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas secara nasional juga mengalami penurunan sebesar 5,31 persen atau berkurang 153 kasus.
“Selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, tidak terdapat kecelakaan lalu lintas yang menonjol,” jelas Agus.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari strategi rekayasa lalu lintas yang terukur, mulai dari penerapan sistem one way nasional hingga skema one way sepenggal berbasis presisi.
Tak hanya itu, pemanfaatan teknologi modern seperti ETLE Patrol Presisi, Command Center Mobile, serta penggunaan body camera oleh petugas di lapangan turut mempercepat pengambilan keputusan secara akurat dan responsif.
Sinergi lintas sektor serta pendekatan pelayanan yang humanis kepada masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan pengamanan mudik tahun ini, selaras dengan semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang bertugas serta seluruh stakeholder yang terlibat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja kolektif dalam memastikan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan selamat hingga tujuan.
Dengan capaian tersebut, mudik Lebaran 2026 tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga cerminan keberhasilan koordinasi nasional dalam menjamin keselamatan jutaan pemudik di seluruh Indonesia.












