Metro  

Lahirkan Hotline Aduan, Kapolda Karyoto Praktikkan Makna Kalimat John Gardner

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto.

JakartaIf we serve, then life will be more meaningful. Jika kita melayani, maka hidup akan lebih berarti.  Kalimat bijak dari John Edmund Gardner – penulis buku novel James Bond ini benar-benar terpraktikkan pada sosok Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto. Betapa tidak. Belum genap dua bulan menjabat, Karyoto sudah menunjukkan integritasnya sebagai pemimpin yang melayani.

Sebuah terobosan melayani yang tak biasa ini lahir pada Selasa, 16 Mei 2023. Nama terobosannya pun sederhana: hotline aduan dengan nomor WhatsApp 08217760060.

Tapi jangan dianggap remeh. Hanya dengan nomor ini, Irjen Pol Karyoto sebagai seorang pemimpin akan ternilai lebih berarti karena berusaha maksimal untuk menampung dan membantu keluhan masyarakat yang proses perkaranya mandeg atau mati suri di Polda Metro.

“Kasihan masyarakat yang merasa terganggu dengan penanganan perkaranya yang tidak kunjung selesai. Atau mungkin merasa dari anggota-anggota kami ada yang kurang komunikasi atau tidak komunikatif sehingga dianggap menyulitkan atau berlama-lama,” tutur Kapolda Karyoto ke awak media.

John Edmund Gardner, penulis buku novel James Bond.

Dikatakannya juga, masyarakat yang ingin mengeluh sekarang cukup memberikan identitas diri. Kemudian menjelaskan soal keluhan yang dihadapinya ke nomor WhatsApp hotline aduan.

“Yang penting yang dilaporkan juga jelas. Misalnya saya sebagai pelapor nomor LP sekian-sekian, tanggal sekian, di Direktorat Reserse Kriminal umum tanggal sekian,” jelas Kapolda Karyoto.

“Kemudian sudah ditangani oleh penyidik, siapa sebutkan. Penyidiknya siapa, nomor HP-nya berapa, biar kecepatan kami bisa mengkonfirmasi,” dia menyambung.

Nantinya, Kapolda Karyoto melanjutkan, keluhan yang masuk melalui hotline itu akan diterima dan direspons oleh posko. Selanjutnya, akan diteruskan langsung ke dirinya.

Kapolda Karyoto menjamin bakal membaca semua keluhan yang disampaikan masyarakat untuk segera ditindaklanjuti. Termasuk jika ada pelanggaran yang dilakukan anggota yang menangani laporan itu.

“Saya akan baca dan saya akan disposisi, baik ini misalnya ada perilaku ini, Wassidik panggil para pihak, gelar kan,” tegasnya.

“Atau mungkin kalau ada pelanggaran anggota, Propam telusuri selidiki dugaan-dugaan yang terjadi terhadap pelanggaran penanganan oleh anggota. Pokoknya akan kita tuntaskan persoalan yang dikeluhkan masyarakat,” sambung Jenderal dua bintang jebolan Batalyon Dhira Brata Akpol 1990 ini menandaskan. Bembo

Tinggalkan Balasan