Probolinggo – Hujan lebat yang dalam kurun waktu yang panjang terjadi di Desa Andung Biru dan Telogo Argo Kecamatan Tiris pada Senin (10/12) kemarin. Hujan lebat tersebut mengakibatkan musibah banjir, tanah longsor dan rusaknya rumah warga.
Sedikitnya 66 rumah rusak sedang dan dua rumah rusak berat yang rata dengan tanah. Mushala, Kantor Desa termasuk Polindes turut rusak. Ditambah, dua korban meninggal yang telah dimakamkan di pemakaman setempat.
Akibat bencana ini diinventarisir terdapat warga yang terdampak dari Dusun Krajan sebanyak 901 orang, Dusun Kedaton sebanyak 749 orang dan Dusun Lawang Kedaton sebanyak 1.138 orang dengan jumlah seluruhnya 2.788 orang.
Atas keprihatinan yang menimpa warga Andung Biru dan Telogo Argo, Kodim 0820/Probolinggo mengerahkan personelnya dan mengerahkan personel dari Koramil 0820-24/Tiris untuk melakukan pembersihan dan membuka akses jalan untuk mempermudah pertolongan berikutnya.
Sarana jalan dan jembatan menjadi prioritas pembenahan selain membantu sarana lainnya dengan mendirikan posko darurat dari BPBD dan mendukung kesehatan dari Dinas Kesehatan setempat.
Prajurit Kodim 0820/Probolinggo dibawah pimpinan Komandan Kodim Letkol Inf Imam Wibowo S.E, M.I.Pol, bahu-membahu bersama warga dan relawan mengatasi kondisi tersebut.
“Besok kita akan tambah personel untuk bantu warga dan memulihkan kondisi yang ada,” ujar Imam, di lokasi bencana, Selasa (11/12/2018) sore.
Menurutnya, yang utama adalah memulihkan akses transportasi sehingga memudahkan pergerakan baik evakuasi atau jalur logistik.
Di lapangan sudah dilihat nyata keterlibatan semua pihak dari institusi pemerintah maupun relawan.
“Saat ini dibutuhkan koordinasi intensif dari seluruh instansi dalam satu komando untuk mengatasi kesulitan masyarakat,” pungkasnya. fer












