TOPIKONLINE.CO.ID – JAKARTA: Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) menyatakan, penegakan hukum harus berjalan adil sekaligus menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM).
Hal ini disampaikan Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra saat meninjau langsung kondisi para tahanan terkait unjuk rasa akhir Agustus 2025 yang kini ditahan di Polda Metro Jaya, pada Selasa (9/9/2025).
Dalam kesempatan itu, ia berkomunikasi langsung dengan tahanan untuk memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi serta tidak ada perlakuan yang melanggar HAM.
“Kami ingin memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai koridor hukum, adil, dan tetap menjunjung tinggi HAM. Pemerintah juga mengedepankan restorative justice, terutama bagi tahanan anak,” kata Yusril.
Dari hasil pemeriksaan sementara, Yusril menyebut 68 tersangka yang ditahan tidak ada yang terindikasi makar atau terorisme. Seluruh kasus terkait tindak pidana umum dan pelanggaran Undang-Undang ITE. Para tahanan juga menyampaikan mereka diperlakukan dengan baik.
Wakil Menko Kumham Imipas Otto Hasibuan menambahkan, transparansi penegakan hukum penting agar publik mengetahui kejelasan proses yang berjalan.
Kunjungan tersebut turut didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri dan jajaran pejabat terkait.
Melalui peninjauan ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga keadilan, transparansi, serta penghormatan HAM dalam setiap proses hukum di Indonesia. (Amin)












