TOPIKONLINE.CO.ID – JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) semakin mengintensifkan penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding, serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) periode 2018 hingga 2023. Skandal mega korupsi ini ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp1.000 triliun.
Di bawah komando Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, tim penyidik Gedung Bundar memeriksa 21 saksi secara maraton selama dua hari berturut-turut, Rabu (6/8/2025) dan Kamis (7/8/2025).
Para saksi yang dipanggil berasal dari berbagai posisi strategis, baik di internal Pertamina, anak perusahaan, mitra kerja, hingga instansi pemerintah dan perbankan. Mereka di antaranya:
1. MS – VP Legal Counsel Downstream.
2. MY – Admin di Dirjen Migas Kementerian ESDM (2020–sekarang).
3. EH – VP Industry Marine (2018–2023).
4. AL – Direktur Utama Pertamina EP Cepu (2020–2022).
5. AAHP – Senior Officer Price and Forecasting, Direktorat Pemasaran dan Niaga Pertamina.
6. AEU – Manager Contract & Settlement, Pertamina Patra Niaga.
7. FD – VP Controller, Pertamina International Shipping.
8. DOH – VP Human Capital, Pertamina International Shipping.
9. RMSA – Lead Specialist Bill Downstream Research Pertamina (Sep 2024–sekarang).
10. DT – Trader II Crude Oil Trading Pertamina (Jun–Sep 2020).
11. YP – Manager Commercial Contract & Settlement ISC (2018–2021).
12. HS – VP Supply Chain Planning Pertamina (Mar 2024–sekarang).
13. SS – Manager Fuel Operation & Optimization Kantor Pusat Pertamina (4 Ags 2017–31 Okt 2019).
14. LSH – Manager Product Trading ISC (2017–Sep 2020) / Manager SCMDM Direktorat Logistik & Infrastruktur Pertamina.
15. MW – Manager Planning & Controlling Pertamina (1 Jul 2019–30 Nov 2020).
16. AEU – Manager Contract & Settlement, Pertamina Patra Niaga.
17. AB – VP Crude and Product Trading Commercial (CPTC) ISC (2019–2020).
18. AFU – Senior Commercial I Officer, Pertamina International Shipping.
19. AYM – Koordinator Pengawasan BBM, BPH Migas.
20. MN – Senior Vice President, Exxon Mobil Cepu Limited.
21. IB – Group Head CRM (2014), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi berkas perkara atas nama tersangka HW dan kawan-kawan.
Kejagung menegaskan, seluruh keterangan saksi akan dianalisis guna mengurai aliran dana, modus operandi, serta keterlibatan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik korupsi terbesar dalam sejarah sektor migas nasional tersebut. (Iwan)












