Metro  

Kapolres Turun ke Warga, Bahas Tawuran & Narkoba: Ngopi Kamtibmas Jadi Jurus Dekatkan Polisi dan Masyarakat

TOPIKONLINE.CO.ID, Tangerang – Suasana akrab dan penuh kehangatan terasa di Balai Warga RW 05, Jalan Tangga Asem, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Jumat (3/10/2025). Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si, didampingi Kasat Binmas, Kapolsek Neglasari, Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan setempat. turun langsung bertemu warga dalam program Ngopi Kamtibmas sebuah inisiatif kepolisian untuk mendengarkan keluh kesah warga sambil mencari solusi bersama atas persoalan keamanan yang tengah marak, seperti tawuran, narkoba, hingga pinjaman online ilegal.

“Ngopi Kamtibmas adalah cara kepolisian untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat. Polisi duduk bersama warga tanpa jarak, sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polisi di tengah mereka,” ujar Kombes Jauhari dalam sambutannya.

Dalam pertemuan kali ini membahas salah satu keluhan utama warga adalah maraknya aksi tawuran yang melibatkan remaja. Kombes Jauhari menegaskan pentingnya sinergi antara aparat, orang tua, dan masyarakat untuk mencegah fenomena yang semakin meresahkan tersebut.

“Tantangan kita bersama, kejahatan semakin kompleks. Tawuran anak-anak sangat mengkhawatirkan. Kami tidak bisa bekerja sendiri, butuh dukungan tokoh masyarakat, pemuda, ormas, dan pemerintah daerah,” tegasnya.

Selain itu, warga juga menyampaikan keresahan soal peredaran narkoba dan minuman keras (miras) hingga praktik pinjaman online ilegal. Menanggapi hal ini, Kombes Jauhari memastikan pihaknya berkomitmen untuk memberantas seluruh bentuk kejahatan tersebut, namun menekankan pentingnya partisipasi masyarakat.

“Segera laporkan jika mengetahui lokasi penjualan miras atau narkoba melalui call center 110 atau WhatsApp aduan masyarakat di 082211110110. Untuk pinjaman ilegal, mari kita tumbuhkan kepedulian sosial agar warga tidak mudah terjerat,” ujarnya.

Camat Neglasari, Andhika Nugraha, turut mengapresiasi langkah kepolisian tersebut. Ia menyebut wilayah Neglasari yang dihuni lebih dari 170 ribu jiwa dengan keberagaman rumah ibadah tetap mampu menjaga harmoni dan kondusifitas berkat kolaborasi yang kuat antarwarga.

“Neglasari ini wilayah yang unik dan heterogen, namun warganya saling menjaga. Sinergi seperti inilah yang membuat wilayah kita tetap aman,” ungkapnya.

Melalui program Ngopi Kamtibmas, polisi tak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sahabat warga yang siap mendengar, berdialog, dan bekerja bersama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. (Iwan)