Jakarta – Sebuah angkutan umum Kopaja P16 jurusan Tanah Abang-Ciledug meledak di Mapolda Metro Jaya. Bus yang berisi sejumlah orang itu meledak sekira pukul 07.30 WIB.
Ternyata, ledakan tersebut merupakan simulasi pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dilakukan oleh jajaran Brimob Polda Metro Jaya dalam menghadapi serangan teroris. Simulasi itu juga diisi dengan baku tembak antara terduga teroris dan pasukan Brimob.
Acara simulasi itu sekaligus menjadi salah satu rangkaian kegiatan apel penyambutan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis sebagai warga kehormatan Korps Brimob Polri di lapangan Promoter Dit Lantas Polda Metro Jaya.
Usai memberikan kehormatan, Idham beserta tamu undangan dipertontonkan aksi terjun payung yang dipimpin oleh Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Audie Latuheru. Terjun payung itu terdiri dari enam orang, salah satunya seorang polwan, Brigadir Yenny.
Dalam sambutannya, Idham mengucapkan rasa terima kasih atas kepercayaan kepada dirinya menjadi warga kehormatan Korps Brimob Polri.
“Izinkan saya atas nama pribadi dan seluruh jajaran Polda Meteo Jaya menyampaikan apresiasi setingginya atas kepercayaan dan dedikasi serta anugerah yang rekan-rekan berikan kepada saya. Tentunya ini akan saya jadikan motivasi saya untuk selalu berbuat yang lebih baik lagi selagi pimpinan memberi kepercayaan saya jadi Kapolda Metro,” ucapnya di lokasi, Sabtu (24/11) pagi.
Idham meminta kepada jajaranya untuk memberi pelayanan yang ekstra kepada masyarakat. Ia pun menaruh kepercayaan lebih kepada Polri agar semakin dipercaya oleh masyarakat.
“Jaga soliditas, itulah modal dasar. Saya berharap para perwira bisa mengajak anggota untuk berkomitmen, membuat dan menjadikan Brimob Polda Metro Jaya sebagai pasukan kebanggan Polda Metro Jaya dan institusi Polri. Itulah amanat saya. Semoga ini jadi motivasi,” tutup Kapolda Metro. fernang












