Metro  

Kapolda Metro Beri 250 Mahasiswa Uhamka Kuliah Umum

Kapolda Metro Jaya Inspector General Pol Fadil Imran led the promotion ceremony for 1,867 Polda Metro Jaya personnel at the BPMJ Building, Monday (2/1).

Kebayoran Baru – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran memberikan Kuliah Umum kepada sekitar 150-250 orang mahasiswa program S1 Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) dan Dosen Uhamka, di ruang Aula kampus A UHAMKA, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2023).

Kuliah umum Irjen Pol Mohammad Fadil Imran kali ini mengambil tema : “Membangun jaringan komunikasi untuk kepemimpinan kolaboratif”. Ia mengatakan, saat ini situasi negara mengalami perubahan yang begitu cepat, sehingga negara mengalami situasi yang penuh dengan ketidakpastian.

“Negara kita sekarang berada dalam situasi yang penuh dengan ketidakpastian, perubahan terjadi begitu cepat, dan situasi saat ini akan menjadi tantangan bagi kita semua dan harus kita sadari supaya kita lebih waspada menghadapi situasi kedepan,” ujar Fadil.

Irjen Pol Fadil mengatakan, kepolisian adalah bagian dari masyarakat, baik organisasi bidang layanan jasa, pelayanan publik maupun penegakan hukum dan agar dapat beradaptasi dengan lingkungan maka dalam sebuah organisasi diperlukan perubahan struktur dan kultur dengan cepat.

“Dalam berbagai kesempatan khususnya di kepolisian, saya selalu menyampaikan organisasi ini adalah bagian dari masyarakat, baik organisasi bidang layanan jasa, pelayanan publik maupun penegakan hukum, maka dalam sebuah organisasi perubahan struktur, kultur harus kita lakukan dengan cepat untuk dapat beradaptaasi dengan Lingkungan,” kata Fadil.

“Ketika memimpin suatu organisasi kita harus kuasai betul situasi ekternal dan internal, hidup matinya suatu organisasi dipengaruhi oleh bagaimana merespon sebuah perubahan yang menjadi keniscayaan yang harus dilalui,” tambahnya.

Lebih lanjut Fadil menjelaskan, untuk menyesuaikan dengan tuntutan lingkungan, maka harus dilakukan modifikasi gaya kepemimpinan yang diantaranya adalah dengan melihat dan belajar dari praktek praktek yg dilakukan oleh kepemimpinan sebelumnya.

“Ada beberapa gaya kepemimpinan antara lain melihat dan belajar dari praktek praktek yang dilakukan oleh kepemimpinan sebelumnya. Dari hal tersebut, maka kita harus melakukan modifikasi Menyesuaikan dengan tuntutan lingkungan dan kendala-kendala yang dialami oleh organisasi saat ini,” tambahnya.

Menurut Irjen Fadil, ada beberapa unsur kepemimpinan yang harus dimiliki, diantaranya memodelkan perilaku anggota organisasi yang diharapkan, pemimpin harus menginspirasi, menciptakan peluang, mampu berkolaborasi, menciptakan kepercayaan dan keberlanjutan.

”Anda sekalianlah yang menentukan Indonesia mampu menuju Indonesia emas, lakukan semuanya dengan penuh kasih sayang dan cinta,” tegasnya Fadil. *lan

Tinggalkan Balasan