Bogor – Seorang wartawan televisi, Raden Nurhadi bersama keluarganya menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang yang diduga preman di Kampung Baru Cibereum, Bogor, Sabtu (8/6) sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban dan keluarganya melintas di lokasi dalam rangka perjalanan liburan menuju Villa Angkasa Cisarua sebelum peristiwa terjadi.
Menurut korban yang karib disapa Aden, peristiwa berawal saat mobil yang dikendarainya bersama keluarga disalip mobil para pelaku yang diketahui tipe Avanza warna putih berplat F. Kaget karena disalip, Aden pun membunyikan klakson.
Namun para pelaku rupanya tak terima diklakson korban. Seketika itu juga para pelaku yang diperkirakan berjumlah delapan orang menghentikan mobilnya dan menghampiri mobil korban.
“Saya dipaksa turun oleh para pelaku dan langsung dikeroyok. Orangtua saya yang coba melerai juga ikut dikeroyok. Ibu saya yang terkena stroke sampai diinjak-injak oleh pelaku,” tuturnya.
Usai kejadian, lanjutnya, ia lantas coba meminta bantuan dengan melapor ke Polsek Cisarua. Namun sayang, upaya tersebut ternyata tak dilayani dan ditangani oleh pihak kepolisian.
“Saya laporkan kejadian pengeroyokan saya dan keluarga ke petugas polisi yang jaga. Tapi tak ada yang mau merespons karena merasa khawatir dengan para pelaku yang diduga adalah warga setempat,” Aden mengungkapkan.
Kapolse Cisarua, Kompol Nur Iksan ketika dikonfirmasi terkesan masih enggan memberikan penjelasan.
“Tunggu ya, yang di TKP belum kembali,” ujarnya singkat. bem












