Filosofi Mahatma Gandhi dan Kerja Melayani ala Brigjen Pol Yusri Yunus

Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusri Yunus.

Jakarta – Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusri Yunus, mungkin jadi satu dari beberapa jenderal Polri yang paling sibuk dalam sebulan terakhir ini. Betapa tidak. Ada banyak terobosan dari tanggung jawab tugasnya yang harus dilakukan buat pembenahan.

Sebut saja semisal pembenahan dan penertiban pelat nomor berkode khusus, evaluasi praktik ujian surat izin mengemudi (SIM) angka 8 dan zig-zag, hingga ke perluasan Satpas SIM Prototype yang sudah menggunakan teknologi Face Recognition untuk membuat dan memperpanjang SIM.

Untuk pelat nomor berkode khusus, di era Brigjen Pol Yusri Yunus kini sudah diterbitkan pelat khusus baru dengan kode ‘Z’ sekaligus menghapus kode lama yakni ‘RF’, ‘IR’ dan ‘QH’.

Lalu untuk evaluasi ujian praktik SIM angka 8 dan zig-zag, Brigjen Pol Yusri juga sudah menggagendakan studi banding ke luar negeri untuk mengkaji apakah praktik ujian SIM zig-zag dan angka 8 masih relevan.

Sementara perluasan teknologi Face Recognition di Satpas Prototype bertujuan untuk menghindari hal-hal seperti pungutan liar dalam melayani masyarakat. Tak ketinggalan juga upaya lebih membumikan aplikasi SIM Nasional Presisi (SINAR) untuk memudahkan masyarakat memperpanjangan SIM dengan tidak lagi datang ke kantor Satpas.

Semua pergerakan dan terobosan yang dilakukan Jenderal kelahiran Poso ini, jujur, membuat kita teringat pada ucapan filosofi pemimpin spiritual India yang melegenda, Mahatma Gandhi. Tokoh penting dari Gerakan Kemerdekaan India itu pernah mengatakan: “The best way to find yourself is to lose yourself in the service of others“. Kalau di Indonesia-kan lebih kurang bunyinya begini: “Jalan terbaik menemukan dirimu adalah dengan menenggelamkan dirimu dengan melayani orang lain”.

Sosok Brigjen Pol Yusri Yunus, sejatinya memang dikenal kental sebagai seorang polisi yang terbiasa bekerja melayani. Dan seperti kata Mahatma Gandhi, boleh jadi sekarang dia benar-benar sudah mendapatkan keaslian dan kedalaman jatidirinya yang paling hakiki.

Yusri Yunus saat menjabat Kabid Humas Polda Metro Jaya dengan pangkat Kombes Pol.

Jangan lupa juga, sebelum bertugas di Korlantas, Brigjen Pol Yusri Yunus adalah pejabat Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya. Tugasnya kala itu sebagai penjaga dan pelayan hilir mudik arus informasi di wilayah kerja Polda Metro ke segala lini. Dan itu semua bisa apik dia kerjakan hingga tuntas.

Pindah kerja ke Korlantas Polri pada 31 Oktober 2021, dirinya kembali dipercaya pimpinan untuk diberikan tugas khusus melayani masyarakat yang terkait urusan kendaraan bermotor serta segala kelengkapannya.

Yusri Yunus saat masih berpangkat Kompol.

Di luar rutinitas dan tanggung jawabnya yang kental melayani, Jenderal dengan zodiak Sagitarius ini juga tercatat punya gebrakan pada tahun pertama bertugas di Korlantas Polri. Kala itu, dengan lantang dia berani mengusulkan terobosan untuk menghapus pajak progresif dan menggratiskan bea balik nama.

Menurutnya, usulan tersebut dia lontarkan dengan tujuan untuk menertibkan data kepemilikan kendaraan bermotor.

Penghapusan biaya balik nama dan pajak progresif juga, kata dia, dilakukan untuk menstimulus masyarakat agar semakin patuh membayar pajak.

“Kami usulkan agar balik nama ini dihilangkan. Kenapa dihilangkan? Biar masyarakat ini mau semua bayar pajak,” ujar Brigjen Pol Yusri Yunus ke awak media, Kamis, (25/8) tahun 2022 lalu.

Dikatakannya, salah satu penyebab banyak masyarakat tidak membayar pajak kendaraan bermotor adalah karena mahalnya biaya balik nama.

Terkait penghapusan pajak progresif, dirinya juga mengatakan bahwa masih banyak pemilik kendaraan asli yang menggunakan nama orang lain untuk data kendaraannya supaya terhindar dari pajak progresif.

“Oleh sebab itu usulan ini saya lontarkan guna menertibkan semuanya agar bisa kembali rapi,” jelasnya ketika itu.

Kini, semua usulan itu
sudah bersifat paten dikabulkan. Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan pengurangan beban Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) serta menghapus pajak progresif.

Kontan, satu senyum semringah yang berbalut kata Alhamdulillah pun terucap dari bibir jenderal bintang satu jebolan Batalyon Bhara Daksa Akpol 1991 ini. Bembo

Riwayat Jabatan

– Kapolres Tanjungpinang

– Kasubbid Dokliput Bid Prodok Divhumas Polri (2009)

– Kasubbagopinev Bagpenum Ropenmas Divhumas Polri (2011)

– Dirpamobvit Polda Kepri (2013)

– Kabidhumas Polda Jabar (2016)

– Kabagpensat Ropenmas Divhumas Polri (2018)

– Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Divhumas Polri (2019)

– Kabidhumas Polda Metro Jaya (2019)

– Dirregident Korlantas Polri (2021)

Tinggalkan Balasan