Danrem 071/Wk Jajaki Kerja Sama Dengan Rektor Unsoed

Purwokerto – Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, melaksanakan silaturahmi dengan Rektor dan civitas akademika Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Kamis (9/6/2022).

Rektor Unsoed Prof.Dr.Ir Akhmad Sodiq, menyambut rombongan Danrem beserta Wakil Rektor dan Staf di lantai 5 gedung Integritas Building Akademik Unsoed Purwokerto.

Bacaan Lainnya

Kunjungan tersebut dalam rangka menjalin silaturrahmi antara Korem 071/Wijayakusuma dengan Unsoed yang selama ini sudah terjalin, serta dalam rangka menjajagi jalinan kerjasama berbagai bidang khususnya dalam program pembinaan pendidikan karakter bangsa, bela negara dan wawasan kebangsaan bagi mahasiswa Unsoed.

“Korem juga akan memberikan pembekalan kepada mahasiswa sebagai generasi penerus perjuangan bangsa kedepannya, karenanya generasi penerus perjuangan bangsa ini harus terus dibimbing dan disiapkan untuk kelangsungan hidup masa depan bangsa,” ujar Yudha.

Sementara itu, Akhmad Sodiq menyambut baik atas prakarsa ataupun atensi yang diberikan pada kesempatan tersebut.

“Kami segenap civitas akademika Unsoed, menyambut baik silaturahmi Danrem 071/Wijayakusuma beserta staf. Korem 071/Wijayakusuma selain bertugas mengawal kedaulatan NKRI, diharapkan terus mempererat dan menjalin kerjasama diberbagai bidang baik bersama lembaga pendidikan, komponen serta elemen masyarakat yang ada di wilayah, dalam rangka membangun dan memperjuangkan visi dan misi yang sama agar bangsa ini tetap tegak kokoh sepanjang masa,” tambahnya.

“Apa yang disampaikan Danrem 071/Wijayakusuma tersebut, bagi kami sangat baik, dan kami apresiatif. Karena dengan hal demikian, agar mahasiswa kami sebagai generasi penerus perjuangan bangsa kedepannya dapat terus tertanam rasa dan jiwa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi seperti nama yang disandang universitas kami khususnya Panglima Besar Jenderal Soedirman,” tuturnya.

“Pendidikan karakter bangsa sangat penting bagi kami, agar anak didik kami tidak terpengaruh dan terjerumus hal-hal negatif yang dapat merusak dan bahkan dapat menjadikan persatuan dan kesatuan bangsa luntur dan bahkan hilang di kalangan mahasiswa,” pungkasnya. *fer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.