Kab. Bogor – Komandan Korem 061/Surya Kencana Brigjen TNI Achmad Fauzi mendampingi Pangdam lll/Siliwangi Mayjen Agus Subianto saat menerima kunjungan kerja Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo beserta Kasum TNI Letjen TNI Eko Margiyono, di Sentul Internasional Convention Center (SICC) Babakan Madang, Kab. Bogor, Selasa (28/12/2021).
Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau bakti sosial alumni AKABRI angkatan 2001 Dwipa Arya, berupa vaksinasi massal yang dihadiri oleh lebih kurang 500 orang, renovasi tempat ibadah yaitu, 11 masjid, 1 pura, 1 gereja, 1 pondok pesantren dan madrasah serta pembagian sembako.
Bakti sosial tersebut mengusung tema “20 tahun bakti untuk negeri Akabri 2001 itu menuju Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh”, dengan penanggungjawab AKBP Teguh Prakoso.
Pada kesempatan itu, Listyo Sigit Prabowo mengatakan, saat ini pencapaian vaksinasi nasional sudah mencapai 70 persen.
“Oleh karena itu untuk mendukung program pemerintah tersebut alumni AKABRI 2001 siap membantu mewujudkannya dikarenakan hal tersebut dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, terlebih saat ini virus dengan varian baru Omicron sudah masuk ke Indonesia,” ujar Sigit.
Sigit juga mengapresiasi kegiatan bakti sosial AKABRI 2001 dalam hal kebebasan beragama dengan membangun sejumlah tempat ibadah. “Sehingga persatuan dan kesatuan tetap kita jaga dalam menjaga tujuan bangsa kita, jaga selalu persatuan dan kesatuan dan lindungi dari perpecahan keberagaman kita,” tandasnya.
Saat yang sama, Kasum TNI Letjen TNI Eko Margiyono menyampaikan, bakti sosial alumni AKABRI 2001 sudah dilaksanakan selama 16 hari.
“Pesan yang ingin kami sampaikan dalam kegiatan ini, bahwa kita ingin menunjukkan soliditas TNI-Polri yang sedemikian kuat, kita ingin memberitahukan bahwa semua lulusan dari AKABRI angkatan 2001 mempunyai ikatan yang sedemikian kuat,” tambahnya.
Dijelaskan Eko, mereka yang lulus AKABRI tahun 2001 tahun ini sudah 20 tahun pengabdiannya. “Ini sebagai wujud rasa terima kasih setelah mengabdi selama 20 tahun, hal ini sebenarnya sama dengan kebijakan pemerintah khususnya berkaitan vaksinasi. Pemerintah sudah mencanangkan vaksinasi massal supaya mencapai target di mana di akhir tahun ini seluruhnya sudah 70 persen dosis pertama, dan diharapkan sudah 50 persen pada dosis kedua,” katanya.
“Oleh karena itu kami bahu membahu dengan semua pihak termasuk pemerintah daerah dan seluruh komponen bangsa yang lain, karena kita ingin tercapainya herd imunity,” tegasnya.
Eko juga menyebutkan, hari ini Kementerian Kesehatan sudah merilis data terkonfirmasi sudah 48 orang positif terkena varian omicron. “Yang perlu diwaspadai dari 48 pasien atau yang terpapar ada satu yang terkena melalui transmisi lokal, dimana pasien tersebut terkena di Jakarta dan pemerintah sekarang sedang melakukan tracing terhadap orang yang kontak erat bagi yang transmisi lokal,” jelasnya.
“Oleh karena itu sangat dibutuhkan kewaspadaan kita semuanya, kita tidak boleh lengah. Dibeberapa daerah yang katakanlah sekarang ini penyebaran covidnya lebih rendah atau mungkin yang tidak ada kemudian sudah tidak ada, jangan lengah. Itu pesan kepada kita semua,” tegasnya.
Eko juga mengimbau masyarakat untuk mengedukasi dan mengajak warga yang belum divaksin agar segara mendapatkan vaksinasi Covid-19.
“Mari kita edukasi masyarakat kita untuk divaksun. Sekali lagi ini adalah tugas kita bersama ini,” tegasnya.
Hadir pada kegiatan tersebut Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdi Sambo, Pangdam lll/Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto, Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana, Danlanud Atang Sanjaya Marsma TNI Fakhrizet, Bupati Bogor Hj. Ade Yasin serta Forkopimda Kab. Bogor. *fer












