Senayan – Komandan Kodim 0501/Jakarta Pusat Letkol Inf Bangun Siregar bersama jajaran mendukung pihak kepolisian dalam mengamankan jalannya aksi unjuk rasa gabungan buruh dan mahasiswa, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (6/4/2023).
Dalam dukungannya Dandim memimpin dan melibatkan ratusan prajurit dari berbagai satuan TNI AD Kodam Jaya/Jayakarta. Sementara dari kepolisian pihak Polres Metro Jakarta Pusat yang dipimpin Kapolres, Kombes Pol Komarudin menerjunkan 3.723 personil.
Adapun massa demo atau unjuk rasa gabungan tersebut dengan tuntutan menolak diberlakukannya Undang-Undang Cipta Kerja.
Guna mengoptimalkan pengamanan, jajaran TNI AD dan Kepolisian menggelar apel pengecekan pasukan, di dua lokasi yaitu : di Komplek Parlemen dan Silang Monas. Apel dipimpin Wakapolres Metro Jakarta Pusat, Akbp Anton Elfrino Trisanto.
Kodam Jaya/Jayakarta menempatkan pasukan menyebar ke beberapa wilayah strategis Jakarta Pusat diantaranya Istana Negara dan jalan jalan ring satu lainnya, hingga lokasi utama unjuk rasa di gedung DPR MPR RI.
Satuan Kodam Jaya yang diterjunkan dalam pengamanan dari Yonif Mekanis 202/Tajimalela, Yonzipur 11/Durdhaga Wighra, Yonarmed 7/155 GS, Yonarhanud 10/Agni Buana Cakti, jajaran Kodim 0501/JP dan satuan lainnya.
Diketahui para peserta unras melakukan pembakaran pembatas jalan berbahan plastik (barrier) dan aksi lempar tikus, mengheningkan cipta dan menggoyang goyangkan pagar di gedung DPR MPR, namun upaya tersebut dicegah oleh aparat keamanan.
Situasi yang sempat memanas tersebut mengakibatkan pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan diskresi kepolisian untuk menjaga kamtibmas, dengan menutup jalan yang mengarah ke Slipi, tepat dibawah fly over Senayan sekitar pukul 17.30 WIB sore tadi. Diskresi diberlakukan termasuk pada bus Transjakarta. *fer












