Daerah  

Bupati Asmat Apresiasi Peran Serta Satgas Yonif 600/Modang Bersama Warga, Pemkab dan Kepolisian Saat Kebakaran Pasar Dolog

Agats – Para prajurit TNI AD dari Batalyon Infanteri Raider 600/Modang bersama masyarakat, Pemkab dan Kepolisian bahu membahu memadamkan kebakaran yang melanda Pasar Dolog, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua, pada Minggu (16/10) yang lalu sekitar pukul 04.30 WIT.

Selain itu, Satgas Satuan Organik Papua Yonif 600/Modang Pos Agats juga sigap menyiapkan posko kesehatan serta pengamanan para korban di posko pengungsian sementara.

Atas peran serta Prajurit Satgas Yonif 600/Modang tersebut, Bupati Asmat, Elisa Kambu memberikan apresiasinya dengan bertatap muka dan jamuan makan malam bersama.

“Kehadiran Satgas TNI AD ini sejak empat bulan lalu sangat membantu bahkan membantu menjaga Kamtibmas bersama Kepolisian. Masyarakat juga senang karena keadaan aman,” ujar Elisa Kambu, dalam rilis resmi yang dibagikan Puspen TNI, Minggu (23/10/2022).

Saat yang sama Komandan Yonif Raider 600/Modang Letkol Inf Karuniawan Hanif Arridho sebagai Dansatgas Satuan Organik Papua juga memberikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Asmat atas kepercayaan serta dukungan pemerintah bersama masyarakat di sini. “Sebab, tanpa dukungan Bupati beserta jajarannya dan dihadapkan dengan keterbatasan personel Yonif 600 kami bukanlah apa-apa. Personel saya yang disini dengan segala keterbatasa berupaya agar tugas pokok tercapai. Mereka juga ini sangat terbantu dengan kepercayaan Pemda,” tambahnya.

Sementara Kapolres Asmat, AKBP Agus Hariadi menjelaskan bahwa kebakaran Pasar Dolog menyambar 121 kios dan empat rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu dan api dapat dipadamkan empat jam kemudian.

“Sekitar 125 kios-rumah yang habis terbakar dan kerugian material ditaksir mencapai Rp 5 miliar,” ungkap AKBP Agus Hariad saat peninjauan ke lokasi kebakaran dan posko pengungsian, pada Senin (17/10), didampingi Kapolsek Agats AKP Okto Samosir.

Saat ini 500 orang warga korban dampak kebakaran yang kehilangan tempat tinggal menempati posko pengungsian sementara di gedung Dinas Perindagkop dan gedung PAUD. *fer

Tinggalkan Balasan