Bogor – Sikap yang ditunjukkan Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin pada akhir pekan ini cukup menarik disimak. Betapa tidak. Sebagai pimpinan tertinggi Kamtibmas di Kabupaten Bogor, dia yang harusnya bisa leyeh-leyeh malah menyibukkan diri beraktivitas di jalan.
Harus diakui, di setiap weekend lalu lintas di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, memang tak biasa. Lebih padat, lebih ramai akibat volume kendaraan yang meningkat. Sebuah konsekuensi yang sepadan, tentunya, karena Puncak masih memegang label sebagai destinasi wisata favorit bagi warga Jabodetabek.
Konsekuensi logis dari label itu juga disadari betul oleh AKBP Iman Imanuddin. Dan sebagai pemimpin sekaligus tuan rumah, dia punya beban moril untuk membuat semua tamu yang datang merasa senang, nyaman dan aman.
Sepintas, sikap yang ditunjukkan AKBP Iman Imanuddin ini juga bisa membawa ingatan kita pada pernyataan mantan Perdana Menteri Britania Raya, Winston Churchill, pada sebuah kesempatan. Dia mengatakan, “Attitude is a little thing that makes a big difference“. Sikap adalah sebuah perbuatan kecil yang mampu menghasilkan perbedaan yang besar. Nah, di sini perbedaan besar itu berhasil ditunjukkannya.
Sebagai pimpinan dan tuan rumah destinasi wisata, sikap pedulinya sangat dirasakan oleh siapa pun yang berkunjung ke kawasan Puncak. Kapolres Iman turun langsung meninjau arus lalu lintas di jalur Puncak, Kabupaten Bogor.
Menurutnya, secara psikologis kehadiran apara kepolisian di tengah keramaian arus lalu lintas bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan berlibur ke kawasan Puncak di saat Weekend.
“Kami akan terus memberikan pelayanan yang terbaik. Sehingga siapa pun yang melintas di jalur Puncak akan merasa nyaman. Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan berwisata di kawasan Puncak dan melewati jalur Puncak menuju Cianjur atau pun Bandung,” terang perwira menengah lulusan SMA Taruna Nusantara dan Batalyon Wicaksana Laghawa Akpol 2002 ini.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang datang berwisata ke kawasan Puncak untuk menaati aturan yang diberlakukan seperti one way dan GaGe ( ganjil genap ).”
“Dan ini menjadi upaya kami untuk menciptakan kondusivitas di wilayah wisata Puncak, sekaligus mengurangi kepadatan arus kendaraan agar lalu lintas menjadi tertib dan lancar,” sambungnya lagi mengakhiri pernyataan. Bembo












