Hankam  

Asah Komunikasi Strategis, Pasis Seskoad Gelar “Media Week” di Agroforestry Purwakarta

Purwakarta,Topikonline.co.id— Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LXVII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Tahun Ajaran 2026 mengasah kemampuan komunikasi publik melalui praktik “Media Week” di kawasan agroforestry Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini tak sekadar simulasi, tetapi menjadi ajang uji ketajaman analisis, kecepatan respons, dan akurasi penyampaian informasi di tengah dinamika lapangan yang kompleks.

Praktik lapangan tersebut digelar di dua titik strategis, yakni kawasan Gunung Anaga dan Gunung Hejo. Kedua lokasi ini dikenal sebagai bagian dari sistem agroforestry berbasis Agro-Edu-Eko Wisata, sebuah konsep terpadu yang menggabungkan sektor pertanian, hortikultura, perkebunan, peternakan, hingga perikanan dalam satu ekosistem berkelanjutan. Selain menjadi pusat produksi, kawasan ini juga dikembangkan sebagai ruang edukasi dan destinasi wisata berbasis lingkungan.

Di tengah lanskap hijau tersebut, para Pasis menjalani simulasi komunikasi publik yang dirancang menyerupai situasi nyata. Mulai dari konferensi pers hingga doorstop interview, seluruh skenario menuntut kemampuan berpikir cepat, penyusunan pesan yang tepat sasaran, serta ketegasan dalam menghadapi pertanyaan kritis.

Latihan ini menitikberatkan pada penguatan komunikasi strategis—sebuah kompetensi krusial bagi perwira menengah TNI AD dalam menghadapi tantangan informasi di era digital. Ketepatan narasi, kecepatan klarifikasi, dan kemampuan membangun kepercayaan publik menjadi fokus utama dalam setiap sesi praktik.

Komandan Seskoad, Mayjen TNI Dr. Agustinus Purboyo, S.I.P., M.Tr. (Han), turut meninjau langsung jalannya kegiatan. Kehadirannya menegaskan pentingnya kesiapan perwira dalam mengelola komunikasi publik secara profesional dan adaptif.

“Kemampuan komunikasi bukan lagi pelengkap, tetapi menjadi bagian inti dari kepemimpinan di lapangan. Perwira harus mampu menyampaikan informasi secara tepat, cepat, dan akurat, sekaligus menjaga kredibilitas institusi,” demikian penekanan dalam kegiatan tersebut.

Melalui “Media Week” ini, para Pasis diharapkan tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki sensitivitas terhadap dinamika publik. Di tengah derasnya arus informasi, kemampuan mengelola pesan secara cerdas menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi.