Tangsel – Untuk menciptakan aparat yang unggul di bidang teritorial, Korem 052/Wijayakrama menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) tahun anggaran 2023 dengan Forkopimda Tangerang Selatan, di Aula Blandongan Lt. 4 Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya Blok A No.8 Kelurahan Serua, Kecamatan Kota Tangerang Selatan, Senin (29/5/2023).
Kegiatan ini dipimpin oleh Kasrem 052/Wkr Kolonel Inf Indarto Kusnohadi, dan dihadiri Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Kasiter Korem 052/Wkr Kolonel Arm. Mulyadi, Kasiops Korem 052/Wkr Kolonel Inf Ardi Sukatri, Kasipers Korem 052/Wkr kolonel Arh Novianto Firmansyah, Dandim 0503/JB Letkol Inf Eko Saputra Siregar, Pabung Kodim 0506/Tgr Letkol Arm Udin Rasidi, Dandim 0510/Trs Letkol Arh Syarif Syahbanjar, Kapolres Metro Tangsel AKBP Faisal Febrianto, Kasat Samapta Polres Metro Tangerang Kota AKBP Edi Guritno, Pasi Intel Korem 052/Wkr Mayor Inf Muhlisin, Perwakilan Pemda Tangerang Raya, Danramil se Tangerang Raya, Kapolsek Se Tangerang Raya dan Camat Se Tangerang Raya.
Komunikasi Sosial dengan Aparat Pemerintah di wilayah jajaran Korem 052/Wkr TA 2023 dalam rangka Program Kerja Korem 052/Wkr bidang Teritorial khususnya bidang Komunikasi Sosial, dengan tema Transportasi Digital Ciptakan Aparat Pemerintah Unggul.
Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Putranto Gatot melalui Kasrem 052/Wkr Kolonel Inf Dr. Indarto Kusnohadi mengatakan, tujuan dari kegiatan Komsos dengan aparatur pemerintahan ini untuk memelihara meningkatkan dan menjalin sinergitas TNI AD dengan aparat pemerintah dalam pemahaman tentang media sosial serta wawasan kebangsaan.
“Pada abad 21 teknologi informasi dan komunikasi mulai berkembang pesat dan menjadi pilar penting dalam dunia Internasional perkembangan teknologi terutama internet yang menjadi kebutuhan dasar yang dapat mempengaruhi perubahan aktifitas dalam masyarakat Internasional,” ujarnya.
“Transformasi tersebut didorong Oleh globalisasi teknologi yang menyebar luas dan mempengaruhi sendi kehidupan bernegara. Adanya perkembangan teknologi informasi secara global.Negara-negara mulai memanfaatkan teknologi digital agar memberi kemudahan dan efisiensi untuk menjalankan berbagai aktifitas dalam hubungan nternasional,” tambahnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi telah mempengaruhi kegiatan yang dilakukan kita sehari-hari dan telah menyebabkan ketergantungan pada penggunaan teknologi itu sendiri. Perkembangan teknologi yang hadir di tengah-tengah kitapun menuntut baik individu maupun organisasi untuk melakukan transformasi digital. Transformasi digital merupakan sebuah proses dengan mengadopsi teknologi digital untuk mengubah proses yang ada sehingga menciptakan hal atau cara baru. Dengan kata lain, Transformasi digital merupakan perubahan yang melibatkan sumber daya manusia, proses, strategi dan struktur melalui mengadopsi teknologi untuk meningkatkan kinerja.
“Aparat Pemerintah dituntut tanggap atas harapan masyarakat dan tantangan global yang dipicu oleh perubahan dan kemajuan terutama di bidang teknologi. Dunia telah berubah dimana aktivitas dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital. Masyarakat semakin lama semakin Smart dan semakin Well Informed sehingga masyarakat ada kecenderungan menuntut lebih atas layanan publik,” katanya.
“Namun, yang harus kita perhatikan disini adalah cara kita menggunakan media sosial tersebut, tentunya ada etika dalam menggunakanya agar kemajuan teknologi ini dapat berimbang dan memberikan dampak positif baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Maka dari itu sebagai aparat pemerintahan kita harus mampu membaca dan melihat serta menganalisa perkembangan berita yang hampir setiap hari muncul di media sosial terutama yang terkait dengan penyebaran faham radikalisme,” tandasnya. *fen












