Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa menyesalkan tindakan buruk yang dilakukan oleh anggotanya, pada insiden perusakan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (29/08) dinihari.
Hal itu disampaikan Andika, kepada wartawan di Mabesad, Jakarta Pusat, Minggu (30/07/2020).
“Pertama, TNI AD memohon maaf atas terjadinya insiden yang menyebabkan korban maupun pengrusakan yang dialami rekan-rekan, baik dari masyarakat sipil maupun anggota Polri yang tidak tahu apa-apa,” ujarnya didampingi para pejabat utama Mabes TNI AD.
Selain itu, kata Andika, TNI AD akan memastikan para korban mendapat ganti rugi karena kerusakan yang ditimbulkan saat Polsek Ciracas diserang.
“Kami akan mengawal agar ada tindak lanjut termasuk memberikan ganti rugi terhadap biaya perawatan rumah sakit maupun kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan oleh para pelaku,” tegasnya.
Langkah ini diambil untuk memberikan efek jera kepada para pelaku. “Agar semua yang menjadi tersangka dan menjadi terdakwa, mengganti segala kerusakan maupun biaya-biaya pengobatan. Ada mekanismenya sehingga kita pastikan mereka semua harus membayar,” katanya
Andika pun mengaku sudah memerintahkan Pangdam Jaya untuk mendata segala kerusakan yang ditimbulkan dari insiden tersebut.
“Berdasarkan pendataan itulah, semua pelaku akan diminta untuk bertanggungjawab atas kerusakan yang ditimbulkan,” pungkasnya. fey












