Haru Perpisahan di Ditjenpas, Gungun Gunawan Tinggalkan Kesan Mendalam: “Beliau Memanusiakan Manusia”

Jakarta,Topikonline.co.id — Suasana haru menyelimuti sore di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Kamis (29/10/2026). Para pegawai mendadak berhamburan keluar ruangan, berjejer rapi bersama petugas keamanan. Bukan untuk mengikuti upacara, melainkan mengantar kepergian seorang pimpinan yang meninggalkan kesan mendalam: Gungun Gunawan.

Gungun berpindah tugas ke Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menjabat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Sebelumnya, ia mengemban amanah sebagai Sekretaris Ditjenpas selama kurang lebih dua tahun.

Di balik prosesi perpisahan sederhana itu, tersimpan penghormatan tulus dari orang-orang yang selama ini bekerja bersamanya. Tak sedikit pegawai yang terlihat menitikkan air mata.

Bagi mereka, Gungun bukan sekadar pejabat struktural. Ia dikenang sebagai sosok yang dekat dengan bawahan, menghargai setiap orang tanpa memandang jabatan, serta menaruh perhatian kepada pegawai maupun petugas keamanan.

Seorang petugas keamanan yang dalam berita ini disebut Aris mengungkapkan kesan pribadinya selama berinteraksi dengan Gungun.

“Pak Gungun ini sangat supel dan memperlakukan kami dengan baik. Dia benar-benar memanusiakan manusia,” ujar Aris.

Kesaksian itu menggambarkan bagaimana sikap seorang pimpinan dapat meninggalkan jejak yang jauh melampaui urusan pekerjaan dan jabatan.

Kesan serupa disampaikan seorang staf Pemasyarakatan yang disebut Ria. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengenang Gungun sebagai sosok religius yang menghargai pegawai dan memberikan teladan melalui kesehariannya.

“Pak Gungun ini sangat agamis. Ketika azan, beliau langsung melaksanakan salat. Walaupun kami staf, kami diperlakukan dengan baik dan sangat dihargai,” tuturnya.

Air mata yang mengiringi perpisahan itu menjadi gambaran kedekatan emosional yang terbangun selama Gungun bertugas di lingkungan Ditjenpas. Bagi sejumlah pegawai, kepergiannya bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan momen melepas sosok yang telah memberikan kesan personal dalam keseharian mereka.

Sementara itu, posisi Sekretaris Ditjenpas yang ditinggalkan Gungun kini diisi Wachid Wibowo, yang sebelumnya menjabat Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas DK Jakarta.

Perpindahan tugas merupakan bagian dari dinamika organisasi. Namun, penghormatan yang diberikan oleh rekan kerja dan staf menjadi pengingat bahwa kepemimpinan tidak hanya diukur dari kewenangan dan capaian administratif.

Cara seorang pemimpin memperlakukan orang lain juga meninggalkan jejak tersendiri. Sikap terbuka, penghargaan terhadap bawahan, dan keteladanan dalam keseharian menjadi nilai yang terus dikenang, bahkan ketika masa tugas telah berakhir.

Kini, Gungun Gunawan mengemban tanggung jawab baru di Sumatera Selatan. Harapan pun mengiringi langkahnya agar pengalaman dan nilai-nilai kepemimpinan yang dikenang rekan-rekannya dapat terus dibawa dalam menjalankan amanah di tempat yang baru.

Selamat bertugas di Sumatera Selatan, Pak Gungun Gunawan. Semoga senantiasa amanah, diberikan kelancaran, dan mampu membawa kemajuan bagi jajaran Pemasyarakatan.

Sebab, pada akhirnya, jabatan mungkin berganti dan tempat pengabdian bisa berpindah. Namun, kebaikan seorang pemimpin akan tetap hidup dalam ingatan orang-orang yang pernah merasakannya.