Metro  

Polres Bogor Raih Juara 2 Inovasi Nasional, Ketahanan Pangan Jadi Andalan

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menunjukkan penghargaan Juara 2 Inovasi Tingkat Polres Kluster I dalam ajang Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat.Foto:ist

Jakarta,Topikonline.co.id – Inovasi Polres Bogor di bidang ketahanan pangan berhasil menembus panggung nasional. Jajaran Polres Bogor meraih Juara 2 Inovasi Tingkat Polres Kluster I dalam ajang Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada malam puncak penganugerahan yang digelar di The Tribrata, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026) malam.

Penyerahan penghargaan itu turut disaksikan sejumlah pejabat utama Polri dan instansi terkait, di antaranya Wakapolri, Ketua Harian Kompolnas, Kasum TNI, Irwasum Polri, serta Kadiv Humas Polri.

Prestasi tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan Polres Bogor dalam mengembangkan inovasi ketahanan pangan yang tidak berhenti pada seremoni, tetapi diarahkan agar memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Program tersebut dijalankan melalui pemanfaatan lahan secara efisien, pembinaan kelompok tani dan peternak lokal, serta pelibatan aktif masyarakat di Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan kepolisian dan masyarakat.

“Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian simbolis, melainkan bukti nyata dari kolaborasi yang kuat antara jajaran Polres Bogor dan seluruh elemen masyarakat. Ketahanan pangan adalah pilar penting dalam menjaga stabilitas dan ketahanan nasional,” kata Wikha di lokasi acara.

Ia menegaskan, inovasi yang dikembangkan Polres Bogor dirancang agar tidak berhenti sebagai program sesaat. Orientasinya adalah menciptakan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

Karena itu, kepolisian tidak hanya ditempatkan sebagai penjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga didorong hadir menjawab persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat.

“Ke depan, Polres Bogor berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran Polri tidak hanya memberikan rasa aman dan ketertiban, tetapi juga menghadirkan kemanfaatan serta solusi nyata bagi kedaulatan pangan di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Malam penganugerahan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Ajang tersebut menjadi ruang untuk memberikan apresiasi terhadap kreativitas, inovasi, sekaligus kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan peninjauan stan pameran oleh Kapolri, kemudian dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan seni, mulai dari tarian tradisional Nusantara hingga hiburan lainnya.

Secara keseluruhan, penghargaan diberikan kepada para pemenang dari 30 jenis perlombaan yang diselenggarakan oleh tujuh satuan kerja (Satker) Mabes Polri.

Kategori yang diperlombakan pun cukup beragam. Mulai dari kreativitas komunikasi publik, seperti melukis yang melibatkan penyandang disabilitas, cerpen, fotografi, artikel jurnalistik dan animasi berbasis kecerdasan buatan (AI), hingga E-sports.

Selain itu, terdapat kategori pemberantasan narkoba, pembinaan keamanan masyarakat melalui Satkamling, ketahanan pangan, SPPG/Makan Bergizi Gratis (MBG), kearifan lokal, hingga kebersihan internal Korps Bhayangkara.

Di tengah tuntutan agar institusi kepolisian semakin dekat dengan masyarakat, prestasi Polres Bogor menunjukkan bahwa inovasi dapat menjadi jembatan antara tugas menjaga keamanan dan kebutuhan nyata warga.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi tantangan baru bagi Polres Bogor. Sebab, ukuran keberhasilan sebuah inovasi pada akhirnya bukan sekadar piala, melainkan seberapa jauh program tersebut mampu bertahan, berkembang, dan benar-benar meningkatkan manfaat bagi masyarakat.