Ekbis  

TWC Akan Rubah Tata Kelola TMII

Jakarta – PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) akan melakukan perubahan besar-besaran terhadap sistem tata kelola yang akan berjalan.

“Jika kita mendapatkan lebih maka kita juga akan memberikan nilai lebih, kan tidak mungkin kita memberikan lebih jika kita tidak mendapatkan nilai lebih, terus siapa yang harus menanggung,” ujar Direktur Utama PT TWC Edy Setijono, kepada wartawan, di TMII, Jakarta Timur, Kamis (2/9/2021) pagi.

Hal itu disampaikannya, menanggapi terkait karyawan TMII yang telah pensiun yang belum mendapatkan titik terang terkait pencairan dana pensiun yang berakhir pada Juli lalu.

Diketahui, tujuh karyawan Taman Mini  Indonesia Indah (TMII) mempertanyakan kejelasan Dana Pensiun yang tak kunjung dibayarkan. Sejak akhir Juli 2021, ketujuh karyawan tersebut sudah purna bakti.

“Kita harus sungguh-sungguh secara maksimal maka itu akan memberikan peluang dalam kesejahteraan pada karyawan dengan revenue (pendapatan: red) yang bagus,” lanjut pria yang akrab dipanggil Tio ini.

Ia mengatakan, walaupun karyawan yang dimaksud sudah lama bekerja tetapi dinilai kontribusinya belum terlihat. “Ayolah, kita berkontribusi untuk Taman Mini Indonesia Indah,” teg0⁰asnya.

Tio menuturkan, terkait hak tenaga kerja erat kaitannya dengan mekanisme. “Sebenarnya dengan siapa dia melakukan hubungan industrialnya, karena akan salah kalau tanpa dasar payung hukum yang kuat kemudian diambil langkah hukum tertentu,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata Tio ini dalam proses kehati-hatian tapi kita konsen terhadap itu. “Tapi yang lebih konsern lagi, itu kepada seluruh karyawan yang masih ada. Karena ini tidak akan terjadi lagi tahun depan, dan kedepannya,” pungkasnya.

Sebelumnya juga, Direktur Eksekutif TMII, I Gusti Putu Ngurah Sedana menyampaikan soal tujuh karyawan TMII yang pensiun sejak akhir Juli 2021, tetapi belum mendapat dana pensiun.

“Dana pensiun belum dibayarkan, karena TMII masih dalam masa transisi, peralihan pengelolaan dari Kementerian Sekretariat Negara ke PT Taman Wisata Candi (TWC),” tutupnya. *fer

Tinggalkan Balasan