Tawarkan Anak Di Bawah Umur Via Michat, 2 Orang Joki Sungai Bambu Diamankan

Tj Priok – Unit 4 Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus eksploitasi anak dibawah umur, yang terjadi di kostan, Jln. Ganggeng VI Rt 11/ Rw 1 Sungai Bambu Tanjung Priok, samping Café Meet The Boss, Jakarta Utara, pada Jumat (18/3).

Sebanyak dua orang joki atau mucikari yaitu IM sebagi dan FO, serta 5 (lima) anak dibawah umur dan 3 (tiga) wanita dewasa BO berhasil diamankan.

Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Pujiyarto mengatakan, kedua joki berperan memasang iklan staycation lewat Facebook.

“Awal bulan Maret 2022, korban DSS menerima tawaran pekerjaan dari facebook “yang mau stay chat aja” dengan iming-iming gaji Rp1.000.000 per minggu dan bisa cicil/kredit Hp,” ujar Pujiyarto, dalam siaran persnya, Kamis (24/3/2022).

Selanjutnya pada 8 Maret, DSS dijemput ojek online yang dipesan oleh rekan pelaku, dari rumah korban menuju ke kostan tersebut dengan biaya ditanggung oleh pelaku.

Lebih lanjut Pujiyarto menjelaskan, DSS bertemu dengan IM yang berada di kamar no 5. “Kemudian IM menjelaskan bahwa pekerjaan yang akan dilakukan korban adalah sebagai wanita open BO yang bertugas melayani hubungan badan dengan laki-laki,” ucapnya.

“Pada 8 Maret korban DSS melayani 4 orang tamu laki laki yang dicarikan oleh IM lewat aplikasi Michat. Dan pulang kerumah pukul 02.00 wib serta dipesankan ojek online oleh pelaku,” tambahnya.

Keesokan harinya DSS datang kembali ke kostan pukul 18.30 dengan dipesan ojek online oleh pelaku, dan melayani 4 sampai 5 laki-laki dan kembali kerumah pukul 02.00 WIB.

Sekitar 14 Maret 2022 ayah korban DSS mendapatkan informasi dari teman korban, agar melarang DSS keluar dari rumah karena aktivitasnya diluar adalah sebagai Wanita BO. DSS pun mengakui perbuatannya kepada orang tuanya pada keesokan harinya.

Kemudian pada 16 Maret, DSS mengeluh sakit. Setelah dilakukan pemeriksaan, DSS mengalami keputihan di kelaminnya, hingga berujung pada pelaporan kepolisiaan.

Adapun joki IM menawarkan DSS kepada setiap laki-laki dengan harga Rp250.000 hingga Rp300.000.

Kelima orang anak dibawah umur dan 3 Wanita dewasa saat ini dititipkan ke P2TP2A DKI JAKARTA.

Kepada joki IM dan FO dikenakan Pasal Eksploitasi secara ekonomi dan atau seksual terhadap anak di bawah umur sebagaimana diatur dalam Pasal 88 Jo 76 I UU RI No.17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda maksimal Rp.200.000.000,-(dua ratus juta rupiah);

Pasal 506 KUHP barang siapa menarik keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita dan menjadikanya sebagai pencarian, diancam dengan pidana kurungan paling lama satu tahun. *fer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.