Ekbis  

Polrestro Jakbar Sudah Periksa 2 Saksi Terkait Musibah Kebakaran di Tomang

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi memberikan keterangan kepada wartawan saat meninjau lokasi kebakaran di Tomang.

Jakarta – Pascamusibah kebakaran yang menghanguskan 165 rumah di Jalan Tomang Utara 1, Jakarta Barat, Polres Metro Jakarta Barat sudah memeriksa dua orang saksi.

Dari hasil pemeriksaan terhadap kedua saksi, diketahui dugaan kuat api berasal dari ledakan tabung gas 40 kg milik seorang pedagang rumah makan.

Tabung gas yang sedang digunakan untuk memasak tersebut meledak dan api yang muncul cepat menjalar ke rumah-rumah di sebelahnya.

“Penghuni rumah makan sumber ledakan tabung gas itu masih kami cari. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pasti sumber api,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki saat meninjau di lokasi kebakaran, Senin (21/1).

Dikatakan Hengki, untuk mengungkap kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah itu, polisi melakukan penyelidikan dengan dua metoda yakni deduktif dan induktif.

Dengan metode deduktif, lanjutnya, polisi sudah memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui asal mula kejadian kebakaran. Dari keterangan saksi sudah diperoleh info asal api dari ledakan tabung gas 40 kg dari dalam rumah warung.

Sementara untuk memastikan dugaan tersebut, akan dilakukan metoda induktif dari hasil penelitian tim Labfor untuk mengetahui di mana sumber titik bakar dan titik karbon.

“Apabila pelaku terbukti sengaja mengakibatkan kebakaran, maka kita bisa proses secara hukum menggunakan Pasal 187. Sementara jika akibat kelalaian kita masih bisa lakukan penindakan memakai Pasal 188,” kata Hengki.

“Saat ini kami masih menunggu hasil penelitian Labfor untuk mengembangkan penyelidikan,” pungkasnya.

BACA JUGA:

Seperti diketahui, pada Senin (21/1) dini hari terjadi musibah kebakaran hebat yang melalap ratusan rumah warga Tomang  Utara 1 RT 002 RW 015, Tomong, Grogol Petamburan Jakarta Barat.

Lebih dari 1.200 jiwa dari 289 kepala keluarga dari lima RT di tiga RW harus kehilangan tempat tinggal karena musibah ini.

Wilayah RW dan RT yang terdampak musibah ini adalah RW 11: RT 10, RW 14: RT 01 RT 02 RT 03 dan RW 15: RT 02.

Sebanyak 25 unit mobil pemadam diterjunkan untuk memadamkan kobaran api dalam musibah ini. bem

Tinggalkan Balasan