Topikonline.co.id – Ferdy William sebagai Direktur PT Sky Tech Indonesia meminta kepada penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk memproses segera, terkait kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) atau penjarahan yang dilakukan para pelaku.
Sky Tech Indonesia mengalami kerugian miliaran rupiah, akibat barang-barang yang ada di gudangnya diambil paksa oleh pihak PT Terra Drone Indonesia.
Diduga aksi penjarahan ini terjadi buntut sengketa bisnis murni antara PT Sky Tech Indonesia dengan PT Terra Drone Indonesia yang belum terselesaikan.
Pihak Sky Tech Indonesia mengalami kerugian miliaran rupiah akibat barang miliknya yang ada di gudang diambil paksa pihak PT TDI.
Pengambilan paksa barang-barang itu diduga buntut sengketa bisnis murni antara PT Sky Tech Indonesia dengan PT TDI yang belum terselesaikan sampai saat ini.
Kuasa hukum Ferdy William, Rendy Adhitya SH menjelaskan bahwa kasus ini sedang berproses.
Setelah kejadian tersebut, korban bersama kuasa hukumnya melaporkan peristiwa yang dialami ke SPKT Polda Metro Jaya dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/7125/XI/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 25 November 2023.
Ferdy William menambahkan, ia berharap kasus tersebut diproses secara cepat dan pelaku mengembalikan barang-barang milik korban yang dirampas.
“Saya ingin kasus ini diproses secara cepat, dan barang yang di jarah segera dikembalikan, sebab barang tersebut masih ditangan penjarah,” katanya.
Bila barang-barang yang dijarah yang menjadi barang bukti, tidak segera dilakukan penyitaan, maka dikhawatirkan barang itu akan dihilangkan oleh pelaku.
Sementara, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Samian saat dikonfirmasi mengatakan, terkait kasus ini sedang berproses.
“Bro, kasus ini sedang berproses atau berjalan,” tegas Samian, Rabu (20/12/2023) siang, di Mapolda Metro, Jakarta Selatan.
Kemudian, Panit Unit III Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Ari Santoso menyampaikan hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memanggil para saksi untuk dilakukan klarifikasi.
“Perkembangan penyelidikan terkait laporan tersebut akan disampaikan kemudian,” imbuhnya. *ferry












