Nihil Prestasi, Ery JP ‘Anak Kesayangan’ Menteri ATR/BPN Naik Eselon Jadi Kakanwil BPN Gorontalo

Ery Juliani Pasore (jilbab putih) saat mendampingi Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil di Kantah Depok.

Depok – Ery Juliani Pasoreh sejak awal Februari 2022 telah resmi menduduki jabatan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kakanwil BPN) Provinsi Gorontalo. Segudang ucapan selamat dari banyak pihak sudah dilayangkan dan disematkan kepadanya. Pun begitu, tak sedikit pula yang menyampaikan ucapan bernada sinis kepadanya.

“Ibu Ery JP naik eselon II karena jadi ‘anak kesayangan’ Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil. Cuma 4 bulan jadi Kepala Kantah Depok langsung cus naik pangkat jadi Kakanwil. Sementara ga ada satu pun terobosan prestasi yang dia buat untuk masyarakat Depok. Nihil prestasi,” cetus Koordinator Masyarakat Anti Mafia Tanah Kota Depok, Rangga Aditya, Jumat, (18/2).

Dikatakan, bukti nihilnya prestasi yang ditoreh Ery JP di Kota Depok bisa dilihat dari jejak digital tayangan video yang diposting di YouTube awal September 2021 lalu. Dalam video tersebut, sambung Rangga, sejumlah warga mengeluhkan lambannya pelayanan ke Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil yang tengah berkunjung ke Kantah Depok

“Ada warga Gandul bernama Ida di video itu bilang sudah berbulan-bulan, surat Roya yang  diurus belum juga selesai. Padahal diurus sebelum ada PPKM. Sudah lima kali diminta datang tapi cuma diminta tambahan berkas yang kurang inilah, itulah. Sampai sekarang juga belum selesai,” kata Rangga.

“Lalu ada juga keluhan dari warga Meruyung yang sudah urusan pecah sertifikatnya sudah setahun tak kunjung selesai. Itu semua keluhan disampaikan ke Menteri Sofyan Djalil yang didampingi Ery JP sebagai Kakantah Depok. Keluhan disampaikan tapi tak ada tindaklanjut penyelesaian dari Ery JP sampai dia naik jabatan jadi Kakanwil BPN Gorontalo,” sambungnya lagi.

Penyataan sinis juga dilontarkan salah satu mantan pejabat Kementerian ATR/BPN yang kini sudah purnatugas. Pria yang minta identitasnya dirahasiakan itu menyebut Ery JP pernah mendapat teguran internal karena menerbitkan SHGB Nomor 427/Gudang seluas 6.354 m2 atas nama Ong Chai Huat.

Padahal berdasarkan hasil penyelidikan Inspektorat Kementerian ATR/BPN, permohonan penerbitan SHGB tersebut diketahui selalu mentah di masa kepemimpinan tiga kepala kantor pertanahan Kota Bogor sebelum Ery JP.

“Ditemukan banyak cacat administrasi yang membuat permohonan tersebut tak kunjung bisa dikabulkan. Tapi saat Ery JP jadi Kakantah Kota Bogor permohonan tersebut dikabulkan,” ujar pria yang mengakhiri pengabdiannya di Kementerian ATR/BPN di level eselon II.

“Dari hasil penyelidikan internal, Menteri Agraria/ATR BPN Sofyan Djalil akhirnya menerbitkan SK Menag ATR/Ka. BPN Nomor 6/Pct/KEM-ATR-BPN/VII/2019 tanggal 15 Juli 2019 tentang Pencabutan SK Kakanwil Bpn Provinsi Jawa Barat. SHGB yang diterbitkan Ery JP pun gugur demi hukum,” tambahnya lagi.

Kakanwil BPN Gorontalo, Ery Juliani Pasore

Lebih lanjut dia juga mengatakan bahwa rumor Ery JP termasuk ‘anak kesayangan’ Menteri Sofyan Djalil adalah benar dan diketahui banyak pihak di internal Kementerian ATR/BPN. Meski pun secara hukum, sambungnya, hal itu sulit dibuktikan tapi kebenarannya bisa diindikasikan secara kasat mata.

“Ery JP hampir 4 tahun menjabat Kakantah Kota Bogor dan tak punya catatan terobosan inovasi dan prestasi mentereng. Padahal sangat lama durasinya. Kemudian pindah ke Kantah Depok dengan durasi cuma 4 bulan untuk masa transisi naik eselon 2 menjadi Kakanwil Gorontalo sekarang di usia yang kalau tidak salah ingat masih 45 jalan 46 tahun. Silakan nilai sendiri indikasi rumor tersebut benar atau tidak.”

“Sedangkan pidato pengarahan Menteri Sofyan Djalil setelah pelantikan yang menyatakan bahwa mereka yang dilantik adalah personel-personel yang sangat berprestasi, bagi pihak internal Kementerian ATR/BPN lebih dimaknai sebagai pernyataan seremoni yang cukup disikapi ABS alias asal bapak senang,” tutupnya sembari tertawa. bem

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.