Lerai Keributan di Perempatan Joglo, Anggota Sudinhub Jakbar Diancam Dibunuh

Keributan di perempatan Joglo, di mana seorang anggota Sudinhub Jakbar yang tengah mengatur lalu lintas diancam seorang pengendara sepeda motor

Jakarta – Seorang anggota Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Andri Nugroho Priyono (28), menjadi korban kekerasaan verbal saat mengatur lalu lintas di perempatan lampu merah Joglo, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Andri diancam akan ditusuk dan dibunuh oleh pengendara sepeda motor saat coba melerai keributan.

Kapolsek Kembangan, Kompol Joko Handono melalui keterangan tertulisnya, Jumat (8/2) mengatakan, saat itu Andri melihat keributan antarpengendara yang menimbulkan kemacetan di perempatan Joglo.

Pengendara sepeda motor yang datang dari arah Jengkol diketahui berhenti di tengah jalan dan menstop sebuah mobil sambil berteriak-teriak tak jelas.

Melihat hal tersebut, Andri berinisiatif menghampir untuk melerai.

“Tapi pengendara sepeda motor rupanya tak terima dilerai dan balik mengancam Andri,” kata Joko.

“Si pelaku langsung menghardik dengan bahasa ‘kenapa lo, songong lo, gue anak joglo. Jangan macam-macam, gue matiin loh,” ucap Joko menirukan suara pelaku sembari menyebut pelaku mengatakan hal tersebut dengan jari telunjuk sebelah kanan menunjuk muka korban.

Pengendara sepeda motor yang bertopi putih dan ditengarai masih remaja terlihat menguasai keadaan dalam insiden keributan di perempatan Joglo yang berujung pengancaman ke anggota Sudinhub Jakbar.

Pascainsiden ini Andri langsung membuat laporan ke Polsek Kembangan.

“Kasus ini sedang kami selidiki untuk mencari pelaku yang mengancam Andri. Ada tujuh saksi yang sudah kami periksa dalam penyelidikan ini,” ucap Joko di akhir pernyataannya. bem

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *