Topikonline.co.id, Jakarta, 15 September 2025 — Pemerintah resmi meluncurkan Dokumen Kebijakan Perkotaan Nasional (KPN) 2045 di Kantor Bappenas, Senin (15/9). Dokumen ini menjadi peta jalan menuju wajah baru perkotaan Indonesia yang lebih maju, sejahtera, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kota tidak boleh berhenti di atas kertas. “Planning is everything. Tapi yang terpenting adalah eksekusi. Saya ingin semua pihak bersatu sehingga roadmap ini benar-benar terlaksana,” tegas AHY.
Ia mengingatkan adanya “trilemma” pembangunan: kecepatan, biaya, dan kualitas. Dengan keterbatasan anggaran, pemerintah harus cermat memilih prioritas agar kota bisa tumbuh cepat, tetap berkualitas, dan ramah lingkungan.
AHY juga menyoroti problem klasik kota besar: kemacetan, polusi, penurunan muka tanah, krisis air bersih, hingga darurat sampah. Menurutnya, solusi hanya bisa lahir dari inovasi dan teknologi, mulai dari transportasi publik berbasis listrik hingga energi terbarukan.
“Kota bukan sekadar ruang fisik, melainkan pilar kehidupan masyarakat. Di sanalah pusat ekonomi, sosial, budaya, hingga keamanan negara,” ujar AHY.
Lima Fondasi Kota Masa Depan
Visi KPN 2045 bertumpu pada lima fondasi utama:
1. Infrastruktur hijau dan tahan bencana
2. Akses layanan dasar yang merata
3. Pertumbuhan ekonomi inklusif
4. Tata kelola bersih dan adaptif
5. Skema pembiayaan inovatif
Peluncuran KPN 2045 turut dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Wamen PUPR Diana Kusumastuti, Wamen Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, serta Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Menurut data, sejak 2010 mayoritas penduduk Indonesia tinggal di perkotaan. Pada 2045, jumlah itu diprediksi melonjak menjadi 72,9 persen. Namun, sumbangan ekonomi perkotaan masih dinilai belum maksimal. Karena itu, strategi kota cerdas dan berkelanjutan menjadi sangat mendesak.
“Banyak tugas infrastruktur tidak bisa diselesaikan sendiri. Kami mengorkestrasi lintas kementerian agar KPN 2045 benar-benar menjadi panduan pembangunan kota Indonesia,” pungkas AHY. (Iwan)












