Metro  

Korlantas Polri Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Petugas Penerbit BPKB 2026, Perkuat Kompetensi SDM

TOPIKONLINE.CO.ID -Jakarta – Korlantas Polri menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Petugas Penerbit BPKB Tahun Anggaran 2026 di Jakarta, Senin (6/7).

Pelatihan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan kompetensi personel dalam memperkuat pelayanan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (Regident Ranmor).

Pelatihan dibuka oleh Kasubdit Fasmat SBST (Fasilitas Materiel SIM, BPKB, STNK, dan TNKB) Ditregident Korlantas Polri Kombes Pol. Satria.

Kombes Pol. Satria menyebut kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi petugas pelayanan penerbit BPKB agar mampu memberikan pelayanan yang semakin profesional kepada masyarakat.

“Ini adalah satu langkah konkret dalam memastikan bahwa seluruh petugas yang bertugas pada unit pelayanan registrasi kendaraan bermotor memiliki kompetensi teknis, pemahaman regulasi yang memadai, serta etika pelayanan publik yang tinggi,” kata Kombes Pol. Satria.

Kombes Pol. Satria menjelaskan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Petugas Penerbit BPKB Tahun Anggaran 2026 digelar dari 6 Juli 2026 hingga 12 Juli 2026.

Adapun Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Petugas Penerbit BPKB tahun 2026 ini diikuti 76 peserta dari Korlantas Polri dan jajaran Polda.

Sebelum menerima materi dari instruktur internal, para peserta terlebih dahulu mendapatkan pembekalan dari narasumber eksternal yang memiliki keterkaitan dengan pelayanan penerbitan BPKB.

Para pemateri pelatihan dan sertifikasi berasal dari Kementerian Perindustrian terkait TPT impor, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan terkait SRUT, serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Selama tujuh hari pelatihan, peserta akan menerima materi teori dan praktik, mulai dari proses verifikasi persyaratan penerbitan BPKB, pencetakan BPKB, hingga pelaksanaan cek fisik kendaraan. Setelah seluruh rangkaian pelatihan selesai, peserta akan mengikuti uji sertifikasi kompetensi.

Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, Korlantas Polri berharap kualitas pelayanan penerbitan BPKB semakin meningkat sehingga dapat meminimalisir komplain atau pengaduan masyarakat.

“Harapan ke depan dengan adanya pelatihan dan sertifikasi kompetensi ini dapat meminimalisir komplain atau pengaduan masyarakat terkait pelayanan, khususnya penerbitan BPKB. Insyaallah pelayanan yang maksimal, cepat, tidak berbelit-belit, dan profesional dapat diwujudkan oleh rekan-rekan di wilayah,” kata Kombes Pol Satria.

Tingkat Kepercayaan Publik Terhadap Polri Meningkat

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. Satria mengungkapkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap Polri terus menunjukkan tren positif.

Berdasarkan survei Litbang Kompas yang dirilis pada Juni 2026, tingkat kepercayaan masyarakat meningkat dari 76,2 persen menjadi 80,6 persen. Sementara itu, 82,4 persen responden meyakini kinerja Polri akan semakin baik pada masa mendatang.

“Dampak dari kinerja Polri semakin dirasakan oleh masyarakat,” kata Kombes Pol. Satria.