PP INKAI Berikan Sabuk DAN 7 Kehormatan untuk Letjen TNI I Nyoman Cantiasa

Letjen TNI I Nyoman Cantiasa bersama jajarang PP INKAI usai pemberian sabuk DAN 7 Kehormatan di kegiatan coaching clinic road show pertama di GOR Nanggala Kopassus pada Sabtu, (25/11).

Jakarta – Pengurus Pusat (PP) INKAI menggelar coaching clinic road show pertama di GOR Nanggala Kopassus pada Sabtu, (25/11). Dan sebagai pembuka kegiatan, dilakukan pemberian sabuk DAN 7 Kehormatan kepada Letjen TNI I Nyoman Cantiasa.

Pemberian sabuk DAN Kehormatan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada Letjen TNI Nyoman Cantiasa sebagai pemegang rekor MURI peserta terbanyak melakukan ujian DAN Sabuk Hitam INKAI di tahun 2022. Lulusan terbaik peraih Adhi Makayasa Akademi Militer (Akmil) 1990 ini melakukannya saat masih menjabat sebagai Pangdam XVIII/Kasuari, Papua Barat dan Pangkogabwilhan III.

Pemberian sabuk DAN 7 Kehormatan untuk Letjen TNI I Nyoman Cantiasa dilakukan oleh Ketua Dewan Guru INKAI Sihan Abdul Kadir, pemegang sabuk DAN 9 INKAI yang juga mantan Juara Dunia Karate kelas Kumite tahun 80-an.

Dalam sambutannya seusai pemberian sabuk DAN 7 Kehormatan, Letjen Nyoman Cantiasa mengatakan bahwa karate INKAI saat ini mendominasi kejuaraan serta memiliki atlet berprestasi tingkat nasional maupun internasional.

“Namun harus selalu diingat bahwa semua itu didasari Sumpah Karate dalam keseharian. Karena modal ketangguhan seorang karateka itu utamanya adalah sanggup memelihara kepribadian dan patuh kepada kejujuran,” kata Letjen TNI Cantiasa dalam amanatnya.

Coaching clinic road show INKAI menghadirkan Grand Master Shotokan legend Tanaka Sensei, Kawawada Sensei, Ogata Sensei dan Presiden Japan Traditional Karate Asociation Yuko Takahashi Sensei.

Kegiatan ini diikuti 1.400 peserta sabuk hitam dari DKI, Jabar, Banten, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi dan Papua dan daerah lainnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.100 orang dari seluruh prajurit Kodam lulus DAN 1 dan 7 orang lulus langsung prestasi ke DAN 2.

Untuk diketahui juga, dalam kegiatan coaching clinic ini para peserta mendapat penekanan latihan pada basic dan standar karate yang diajarkan oleh Nakayama. Kemudian juga penekanan pada gichin funakoshi bersifat dinamik kejutan dan ledakkan, serta penetrasi otot dan kecepatan.

Para peserta kegiatan terlihat sangat haus mencari ilmu yang pada kegiatan ini diberikan langsung oleh sumbernya.

Kegiatan coaching clinic road show ini akan berlanjut lagi di Yogya dan Jateng pada tanggal 26 November, Surabaya pada 29 November dan Bali 3 Desember.

Ke depannya, para pelatih INKAI juga akan dikirim untuk berlatih Karate Uchi Desi di JTK Jepang. Mereka juga diharapkan bisa membantu persiapan Kejuaraan Dunia Shotokan yang digelar di Indonesia tahun 2025 mendatang.

Kejuaraan ini nanti akan menerapkan sistem ippon shobu full contact gaya Shotokan yang sangat terkenal di era 70 dan 80-an. Sistem ini memakai pola tanding tanpa mengenal kelas ataupun berat badan serta usia.

“Dan sebagai ajang sosialisasinya, kita akan terapkan pada Kejurnas INKAI tahun 2024 di Jakarta,” ujar Ketua Umum PP INKAI Laksda TNI Dr. Ivan Yulivan di sela sela latihan. Bembo

Tinggalkan Balasan