Ekbis  

Kasad Makan Siang Dari Pedagang UMKM di Lahan Pertanian Terpadu Korem 051/Wkt

Cibitung – Seusai melaksanakan panen raya padi dan jagung, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman bersama dengan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Rahma Dudung Abdurachman menikmati makan siang dari pedagang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), di Lahan Pertanian Terpadu Korem 051/Wijayakarta, di Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (19/10/2022).

Hal tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) penggerak perekonomian masyarakat.

Kepedulian Kasad Jenderal Dudung ini terkait dengan upaya pemulihan ekonomi masyarakat setelah dua tahun dilanda pandemi Covid 19 yang menyebabkan aktivitas perekonomian dan usaha kecil masyarakat hampir terhenti.

Asisten Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Karmin Suharna serta Danrem 051/Wkt Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, turut mendampingi Kasad dan Ketua Umum Persit KCK berkeliling meninjau produk UMKM yang digelar di sekitar lokasi panen raya dan menikmati menu makan siang yang disiapkan panitia acara.

Momen tersebut terasa lain dari biasanya, ketika Jenderal Dudung Abdurachman mengajak Ny. Rahma Dudung Abdurachman untuk menuju meja lapak penjual ketoprak walaupun telah disiapkan meja khusus.

Menu pertama yang dinikmati Kasad adalah nasi kuning yang diambilnya sendiri berikut lauk yang telah disajikan, sedangkan Ny. Dudung Abdurachman menikmati Ketoprak yang langsung dipesan dari penjualnya.

Jenderal Dudung Abdurachman menegaskan bahwa UMKM merupakan penggerak perekonomian kerakyatan yang mampu memberikan kontribusi signifikan bagi kelangsungan perekonomian bangsa. Menurutnya, dengan UMKM diharapkan tercipta lapangan kerja baru bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap, sehingga mampu menopang perekonomian keluarga.

Dalam peninjauan tersebut, Jenderal Dudung juga berdialog dengan para pelaku UMKM, antara lain penjual makanan ketoprak, Sutoro yang hasil usahanya dinikmati oleh Kasad untuk makan siang.

“Ya mungkin karena tertarik, tadi minta tahunya digoreng agak matang jangan ada minyaknya. Tadi pak Dudung juga sempat nyobain ketoprak saya, Alhamdulillah Pak Dudung tadi bilang ketopraknya enak, tahunya juga dibawa sama beliau,” ujar Sutoro dengan perasaan senang. *ferry

Tinggalkan Balasan