TOPIKONLINE.CO.ID – JAKARTA: Wakapolda Polda Metro Jaya Brigjen Djati Wiyoto membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah Polri yang digelar mulai hari ini Senin 11 Agustus hingga 16 Agustus 2025, menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya.
“Satu paket pangan murah berisi 5 kilogram beras dengan harga Rp 55.000, harga per kilogram Rp 11.000, lebih murah dari harga eceran tertinggi (HET) di pasaran. Maksimal pembelian per orang yakni 2 paket,” ujar Brigjen Djati di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Senin (11/8/2025).
Pagi-pagi sudah ramai masyarkaat yang berminat mengantri untuk membeli beras murah yang diadakan Polda Metro Jaya. Untuk mengikuti kegiatan tersebut masyarakat dapat mendaftar dengan memindai barcode yang tercantum di unggahan instagram Polda Metro Jaya.
Wakapolda sempat bertanya kepada seorang ibu yang mengantri pada urutan pertama.
“Selamat pagi ibu, dari mana ibu mengetahui informasi adanya beras murah di Polda Metro Jaya,” tanya Wakapolda.
“Saya mendapat informasi dari instagram Bapak,” jawab ibu itu dengan tersenyum.
Gerakan Pangan Murah adalah program pemerintah untuk menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat, terutama menjelang hari besar atau saat terjadi fluktuasi harga pangan.
Program ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta mengendalikan inflasi.
Gerakan Pangan Murah (GPM) biasanya melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dinas terkait, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Bulog, serta pelaku usaha pangan.
Dalam pelaksanaannya, GPM menyediakan berbagai komoditas pangan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan lain-lain dengan harga di bawah harga pasar.
GPM membantu menekan harga pangan di pasaran, terutama saat terjadi kenaikan harga akibat tingginya permintaan atau faktor lainnya. GPM memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, sehingga kebutuhan pangan sehari-hari dapat terpenuhi.
Pencanangan Gerakan Pangan Murah merupakan upaya nyata pemerintah dalam menstabilkan harga pangan, menjaga ketersediaan pangan, dan meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. (Amin)












