Metro  

Polda Metro Jaya Sisir 400 Rumah Warga Palmerah, Petakan Masalah Lingkungan hingga Keamanan

Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dr. Adex Yudiswan didampingi Kapolres Jakarta Barat, Kabid Humas, Dirresnarkoba saat memberikan keterangan Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan PB Djarum, Jalan KS Tubun, melibatkan Polres Metro Jakarta Barat, pemerintah kecamatan dan kelurahan, Babinsa, Satpol PP, FKDM, serta pengurus RW dan RT.Foto:ist

Jakarta,Topikonline.co.id – Polda Metro Jaya bersama TNI dan pemerintah daerah turun langsung menyambangi sekitar 400 rumah warga di Kelurahan Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (4/11/2026). Langkah ini dilakukan untuk menyerap aspirasi sekaligus memetakan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan PB Djarum, Jalan KS Tubun, melibatkan Polres Metro Jakarta Barat, pemerintah kecamatan dan kelurahan, Babinsa, Satpol PP, FKDM, serta pengurus RW dan RT.

Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dr. Adex Yudiswan mengatakan, pendataan langsung diperlukan agar penanganan persoalan masyarakat berdasarkan kondisi faktual, bukan sekadar laporan.

“Kita datang ke sini bukan lagi berdasarkan katanya-katanya, tetapi berdasarkan kondisi nyata yang dirasakan oleh orang-orang yang ada di sini. Apa yang mereka rasakan, apa yang mereka butuhkan, dan apa yang mereka harapkan,” tegasnya.

Dari hasil dialog, petugas memetakan sejumlah persoalan, mulai dari sanitasi, penerangan, akses jalan, pengelolaan sampah hingga keamanan dan ketertiban lingkungan. Hasil pendataan akan dikoordinasikan dengan instansi terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

Selain menyerap aspirasi, kegiatan tersebut juga menghadirkan pelayanan kesehatan, termasuk pemeriksaan langsung ke rumah warga yang memiliki keterbatasan untuk mendatangi posko.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud pendekatan humanis melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat dan Kerja Melayani Jakarta.

Menurutnya, polisi tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mendengar dan membantu menjembatani kebutuhan masyarakat dengan pihak berwenang.

Pendataan ini diharapkan tidak berhenti sebatas menghimpun keluhan. Tindak lanjut dan solusi konkret menjadi kunci agar kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat.